Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2026 |15:45 WIB

Presiden AS Donald Trump (Foto: AP News)
JAKARTA - Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump merilis sejumlah dokumen, video, dan materi intelijen mengenai kejadian UFO alias Unidentified Aerial Phenomenon (UAP) nan sebelumnya dirahasiakan. Langkah ini kembali memicu perdebatan publik soal kemungkinan keberadaan makhluk luar angkasa.
Pentagon menyebut perilisan arsip tersebut sebagai bagian dari upaya transparansi, untuk menjawab beragam pertanyaan lama mengenai kejadian udara misterius dan dugaan kehidupan ekstraterestrial.
Gedung Putih menyatakan, file-file nan dibuka ke publik berisi video, foto, hingga arsip sumber original mengenai UAP nan sebelumnya belum pernah dipublikasikan.
“Video, foto, dan arsip sumber original UAP terbaru dari seluruh pemerintahan Amerika Serikat, semuanya ada di satu tempat tanpa perlu izin,” demikian pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir dari trtworld, Sabtu (9/5/2026).
Pemerintahan Trump menyatakan langkah ini menjadi corak transparansi maksimal kepada publik, berbeda dengan pemerintahan sebelumnya nan dinilai condong menutup alias mendiskreditkan rumor UFO.
Dokumen nan telah dideklasifikasi sekarang tersedia melalui portal unik pemerintah AS WAR.GOV/UFO. Pemerintah menyebut lebih banyak file bakal dirilis secara bertahap.
Program tersebut dijalankan lewat inisiatif lintas lembaga berjulukan Presidential UAP Encounter Reporting and Unsealing System (PURSUE), nan melibatkan Gedung Putih, Kantor Direktur Intelijen Nasional, Departemen Energi, NASA, FBI, dan sejumlah lembaga keamanan nasional lainnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·