Pengungsi Anak Korban Gempa NTT Diduga Diperkosa

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Anak berumur 15 tahun nan mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga diperkosa. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengatakan korban sudah didampingi oleh Kementerian PPPA dan pihak-pihak terkait.

"Untuk itu memang sudah kita tangani dan sedang dikoordinasikan, kemudian korban juga sudah dalam pendampingan kami, jadi sudah dikoordinasikan dengan baik," kata Arifah, seperti dikutip Antara, Sabtu (5/9/2027).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan, korban ada satu orang dengan usia di bawah 15 tahun. Kementerian PPPA bekerja-sama dengan beragam pihak sekarang tengah mendata pengungsi lebih lanjut untuk menyiapkan tenda unik wanita dan anak.

"Kita kan kerjanya kolektif ya dari BNPB, Kemensos, dari Kemenko PMK nan juga langsung turun ke lapangan, sudah dipetakan bahwa tenda ini memang tenda unik untuk wanita dan anak. Memang ada beberapa tenda nan tetap bercampur, tetapi kan ini enggak bisa langsung, butuh waktu untuk pendataan lebih lanjut," ujar dia.

Ia menegaskan, pemerintah sudah meminimalisasi kemungkinan-kemungkinan kekerasan seksual nan bakal terjadi di tenda pengungsian. Dia juga mau seluruh penduduk nan menjadi korban gempa NTT ditangani dengan baik.

(lir/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News