Penguatan Branding Jadi Strategi Perluas Layanan Perlindungan Kesehatan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Penguatan Branding Jadi Strategi Perluas Layanan Perlindungan Kesehatan Ilustrasi(Antara)

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) melakukan rebranding sebagai langkah untuk mempertegas perannya dalam ekosistem holding IFG Life di bawah Indonesia Financial Group (IFG). Pembaruan identitas visual ini menjadi bagian dari penguatan positioning perusahaan sebagai penyedia jasa asuransi kesehatan nan terintegrasi, sekaligus memperkuat sinergi dengan entitas lain dalam golongan upaya BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi tersebut.

Berdasarkan info Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) triwulan I 2026, Inhealth tercatat konsisten mempunyai market share terbesar di industri asuransi kesehatan kumpulan. Saat ini, perusahaan melayani lebih dari 1,7 juta pengguna jasa, menjadikannya salah satu penyedia perlindungan kesehatan nan banyak digunakan oleh tenaga kerja dan masyarakat Indonesia.

Direktur Kepatuhan merangkap Plt. Direktur Utama Inhealth, Marihot H. Tambunan, menegaskan perubahan branding tidak mengubah identitas norma maupun jasa perusahaan.

“Perubahan branding tidak mengubah status norma Perusahaan ialah PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, begitu pula dengan produk dan layanan, tetap sama. Selama lebih dari 17 tahun, Inhealth telah datang sebagai asuransi kesehatan," ujarnya dalam keterangan resmi. 

Inhealth mulai menjadi bagian dari struktur holding IFG sejak 26 Juni 2024 sebagai anak perusahaan IFG Life. Sejak itu, sinergi terus diperkuat, baik dari sisi produk, layanan, maupun pengembangan digital. Hal ini mencakup penguatan jasa melalui aplikasi One by IFG nan telah melangkah sejak 2025 serta kerjasama dalam Produk Asuransi Bersama (PAB).

“Kami terus memperkuat sinergi dan bergerak maju berbareng IFG dan IFG Life untuk memperkuat fondasi jasa sebagai penyedia asuransi jiwa dan kesehatan,” kata Marihot. 

Ia menambahkan pengelolaan akibat nan disiplin dan optimasi portofolio juga menjadi konsentrasi perusahaan.

Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Utama IFG Life Ryan Diastana Firman menambahkan, momentum perubahan branding ini menjadi langkah penguatan sinergi berkepanjangan antara IFG Life dan Inhealth.

"Sinergi ini diharapkan mendorong ekosistem perlindungan nan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menuturkan penguatan ekosistem tersebut juga ditopang oleh lebih dari 8.000 mitra provider Inhealth, nan mencakup rumah sakit, klinik, laboratorium, dan toko obat di seluruh Indonesia hingga luar negeri, termasuk Singapura. Jaringan ini menjangkau beragam wilayah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia