Pengguna Tembus 22,69 Juta, Ini Tantangan Terbaru Industri Kripto

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Pengguna Tembus 22,69 Juta, Ini Tantangan Terbaru Industri Kripto

Pengguna Tembus 22,69 Juta, Ini Tantangan Terbaru Industri Kripto (Foto: Freepik)

JAKARTA - Industri mata uang digital memasuki fase baru ketika semakin banyak lembaga finansial tradisional mulai terkoneksi dengan aset digital dan teknologi blockchain. 

Perkembangan ini menjadi kesempatan besar, namun sekaligus menjadi tantangan dalam membawa mata uang digital semakin dekat dengan sistem finansial mainstream tanpa menghilangkan kecepatan penemuan dan prinsip keterbukaan. Saat ini terdapat 22,69 juta pengguna mata uang digital per Juni 2026.

CEO Indodax William Sutanto memandang tokenisasi menjadi salah satu jembatan paling konkret antara kedua bumi tersebut. Aset finansial tradisional sekarang semakin memungkinkan untuk direpresentasikan secara on-chain, membuka kesempatan bagi penanammodal mata uang digital maupun lembaga perbankan saat ini untuk berinteraksi serta bertransaksi dalam ekosistem nan sama.

“Ketika aset tradisional mulai masuk ke blockchain, pemisah antara traditional finance dan mata uang digital menjadi semakin tipis. Ini membuka kesempatan nan besar, tetapi juga memerlukan kepercayaan, regulasi, dan prasarana nan bisa menghubungkan kedua ekosistem tersebut,” ujar William dalam keterangannya, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, perubahan tersebut juga terlihat dari profil penanammodal nan semakin matang. Jika sebelumnya mata uang digital banyak diasosiasikan dengan spekulasi dan pergerakan pasar jangka pendek, sekarang semakin banyak penanammodal dengan pemahaman nan lebih baik, serta banyak lembaga melihatnya sebagai bagian dari pilihan investasi nan lebih luas.

Di tengah meningkatnya keterlibatan institusi, William juga menilai izin tetap menjadi komponen esensial bagi perlindungan konsumen dan kepercayaan pasar. Ia juga memandang bahwa laju perkembangan industri mata uang digital berjalan lebih sigap dibandingkan sistem finansial tradisional.

“Kripto dan blockchain pada dasarnya merupakan playground nan besar bagi penemuan di sektor finansial. Ruang inilah nan menjadi salah satu argumen industri ini bisa berkembang begitu cepat. Karena itu, krusial untuk menjaga keseimbangan agar izin tetap memberikan perlindungan, sekaligus memberi ruang bagi pengembangan produk dan jasa baru secara terarah,” jelasnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com