Pengamat Minta KPK Periksa Purbaya Terkait Saweran Live TikTok saat Jadi Menkeu

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Menteri Keuangan Indonesia nan baru dilantik Purbaya Yudhi Sadewa melambai kepada wartawan usai pelantikannya di Istana Kepresidenan di Jakarta, Indonesia, Senin (8/9/2025). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta penjelasan mengenai pemberian gift alias saweran saat siaran langsung (live) TikTok berbareng putranya, Yuda Purboyo Sunu.

Trubus menilai KPK perlu menjelaskan dan menginvestigasi persoalan tersebut, terutama lantaran Purbaya melakukan live TikTok ketika tetap menjabat sebagai Menteri Keuangan. Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk mencegah munculnya persepsi negatif di ruang publik.

"Bagi saya, prinsip good governance perlu diterapkan KPK terhadap Pak Purbaya. Dengan begitu, Pak Purbaya maupun KPK dapat terhindar dari tuduhan alias persepsi negatif di ruang publik," kata Trubus, Kamis (17/9).

Ahli sosiologi Trubus Rahardiansyah menghadiri sidang MKD DPR RI, Senin (3/11/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Purbaya Pernah Live TikTok Bersama Anak

Sebelumnya, Purbaya menjadi sorotan setelah tampil dalam siaran langsung TikTok berbareng putranya, Yuda Purboyo Sunu. Live tersebut dilakukan melalui akun TikTok milik Yuda saat momen sahur pada Februari 2026.

Dalam siaran tersebut, Purbaya berinteraksi dengan warganet dan menjawab sejumlah pertanyaan. Di tengah siaran, sejumlah penonton mengirimkan gift alias bingkisan virtual, termasuk gift berbentuk paus.

Momen tersebut kemudian menjadi perhatian lantaran gift TikTok mempunyai nilai ekonomi.

Trubus menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian agar tidak menjadi preseden bagi pejabat publik lainnya. Ia cemas aktivitas serupa dapat ditiru oleh menteri maupun pejabat negara lain tanpa mempertimbangkan potensi persoalan etik alias bentrok kepentingan.

"Biasanya begitu. Nanti pejabat lain bisa ikut melakukan perihal serupa dan akhirnya masuk angin," imbuhnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan