Pengalaman Lucu Mom Brain versi teman kumparan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi ibu dan anak. Foto: WOSUNAN/Shutterstock

Setelah memiliki anak, seorang ibu bakal mengalami banyak perubahan. Perubahan tersebut nggak hanya terjadi pada fisik, tetapi juga keahlian kognitifnya. Salah satu kondisi nan cukup sering dialami adalah mom brain, ialah mudah lupa, susah fokus, alias kehilangan konsentrasi saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Meski sering dianggap sekadar pengaruh kelelahan, mom brain ternyata merupakan kejadian nan dikenal dalam bumi medis, lho. Mengutip laman Houston Methodist, kondisi ini dipengaruhi oleh penurunan kadar estrogen setelah persalinan.

Selain perubahan hormon, aktivitas sehari-hari seperti kurang rehat juga dapat memperparah mom brain. Meski begitu, kondisi ini merupakan perihal nan normal dialami banyak ibu, ya.

Bahkan, sebagian kawan kumparanMOM juga pernah mengalaminya. Penasaran seperti apa pengalaman kocak mereka saat mengalami mom brain? Yuk, simak cerita selengkapnya berikut ini!

Pengalaman Mom Brain kawan kumparanMOM

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Selfmade studio/Shutterstock

Pengalaman pertama datang dari kawan kumparanMOM Putri Handayani (36). Ia mengaku sering lupa saat hendak membawa sesuatu. "Aku juga sering (mom brain) deh, Minkum. Semisal udah diinget mau bawa apa aja, eh pas keluar malah lupa apa nan mau dibawa," katanya sembari tertawa.

Selain itu, Putri juga sering mengalami mom brain saat menggunakan ponsel. Misalnya, saat mau membuka WhatsApp, dia justru tanpa sadar malah membuka Shopee.

Di sisi lain, mom brain juga kerap dialami Mom Susi (25), terutama saat sedang berbicara. Ia mengaku sering salah mengucapkan sesuatu sehingga terdengar nggak nyambung. Misalnya, saat mau meminta seseorang mematikan laptop, nan keluar dari mulutnya justru "matiin HP", begitu juga sebaliknya.

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Shutterstock

Dikutip dari laman ScienceDaily, kondisi seperti itu bisa terjadi lantaran proses berpikir di otak melangkah lebih sigap daripada keahlian mulut merangkai kata. Akibatnya, Anda bisa salah mengucapkan kata, terutama saat sedang capek alias kurang tidur.

Pengalaman mom brain lainnya datang dari kawan kumparanMOM Shelfy Indah (37). Sebagai ibu dari tiga anak, dia mengaku sering salah memanggil nama anak-anaknya.

"Pas mau manggil salah-salah terus nama anak nya, nan kepanggil kadang nama adiknya kadang nama kakaknya," ucap Mom Shelfy.

Untuk menyiasatinya, Shelfy biasanya menyebut ketiga nama anaknya secara berurutan hingga nama nan betul akhirnya keluar. Meski terdengar lucu, langkah ini cukup membantunya mengatasi mom brain saat sedang sibuk mengurus anak-anak.

Temukan beragam inspirasi parenting dari ribuan ibu di seluruh Indonesia, gabung organisasi kawan kumparanMOM di kum.pr/mom4

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan