
Penelitian Ungkap Cuaca Dingin Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Turun hingga 39% (AAA/Carscoops)
JAKARTA - Penelitian mengungkap aspek cuaca dapat mempengaruhi jarak tempuh mobil listrik dan hybrid. Cuaca dingin maupun panas dapat membikin mengurangi jarak tempuh mobil listrik.
Hal ini sebagaimana hasil penelitian dari AAA. Mereka menggunakan 3 mobil listrik dan 3 mobil hybrid sebagaoi sampel pengujian.
Mobil elektrifikasi itu kemudian diuji di laboratorium nan mencakup dyno. Dengan kata lain, itu setara dengan berlari di atas treadmill di ruangan dengan suhu terkontrol.
Melansir Carscoops, mereka mengatur sistem pendingin udara dan pemanas kendaraan ke suhu nyaman 72 derajat Fahrenheit. Suhu ruang uji divariasikan.
Dalam pengetesan ini, insinyur di AAA menetapkan tiga nilai suhu, ialah 20 derajat Fahrenheit alias -6,7 derajat Celsius (musim dingin nan dingin), 75 derajat Fahrenheit alias 23,9 derajat Celsius (hari biasa), dan 95 derajat Fahrenheit alias 35 derajat Celsius (hari musim panas nan panas). Mereka pun mengemudi.
Dengan mengambil 75 derajat Fahrenheit alias 23,9C sebagai patokan, AAA menemukan pada 95 derajat Fahrenheit alias 35 derajat Celsius, kendaraan listrik kehilangan rata-rata 8,5% jarak tempuh. Ini setara dengan penurunan efisiensi sebesar 10,4%.
Kendaraan hybrid berkinerja lebih buruk, dengan penurunan efisiensi bahan bakar (mil per galon) sebesar 12%.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·