
Pendeta Gilbert Sebut Kasus Video Dipotong Banyak Tokoh Jadi Korban
JAKARTA - Pendeta Gereja Bethel Indonesia (GBI) Glow Fellowship Centre (FC), Gilbert Lumoindong menanggapi polemik dugaan penistaan kepercayaan nan melibatkan akademisi Ade Armando dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.
Gilbert menilai polemik tersebut bermulai dari adanya pihak nan memotong video sehingga isi pernyataan menjadi tidak utuh dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Buat saya persoalannya bukannya bung Ade alias Pak JK, tapi persoalannya siapa nan pangkas peralatan ini," ujar Gilbert dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (12/5/2026) malam.
Menurut Gilbert, kasus video nan dipotong hingga menimbulkan kesalahpahaman bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut banyak pihak pernah menjadi korban dari potongan video nan beredar di media sosial.
"Ngapain dipotong-potong dan sudah banyak banyak korban, Ahok korban potongan, saya aja pernah dilaporkan lantaran potongan dan terus-menerus ini tuh, mungkin pelajaran buat kita," imbuh dia.
Gilbert juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh potongan info nan viral di media sosial. Ia meminta publik lebih jeli dalam menerima dan memahami suatu informasi.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·