Penculik Lansia di PIK Ajak Satpam Tempat Fitnes Saat Beraksi

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap laki-laki inisial CW (31) nan diduga otak penculikan laki-laki lansia berinisial GH (70) di area Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara (Jakut) merupakan seorang trader.

"Pekerjaannya wiraswasta, trading," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra saat dihubungi, Senin (15/6).

Dalam penculikan itu, CW membujuk rekannya FAP (26). Keduanya diketahui berkenalan di sebuah tempat fitnes, di mana FAP bekerja sebagai petugas keamanan di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku kedua, petugas keamanan nan jaga tempat gym," ucap Agta.

Agta turut membeberkan dalam aksinya CW juga menjanjikan pekerjaan hingga mobil kepada FAP jika sukses melakukan tindakan penculikan tersebut.

"Mau dijanjikan, dipekerjakan sama dia, mau dikasih mobil," ujarnya.

Di sisi lain, Agta turut mengungkapkan penculikan itu direncanakan CW lantaran dendam buntut hubungannya dengan anak korban tak direstui.

Disampaikan Agta, korban menolak hubungan tersebut lantaran pelaku CW sudah mempunyai anak dan istri.

"Diduga lantaran masalah asmara alias hubungan nan tidak direstui oleh korban. Tersangka CW selaku otak pelaku mau membawa dan berjumpa secara langsung dengan korban untuk kepentingan pribadi nan berangkaian dengan saudari CKH, anak dari korban. Karena adanya penolakan hubungan dari family korban," tutur dia.

Kini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Keduanya dijerat Pasal 17 KUHP dan alias Pasal 18 KUHP juncto Pasal 450 KUHP dan Pasal 471 KUHP.

(dis/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional