Penanaman Ribuan Pohon Cemara Udang Lindungi Pesisir Lombok, Peringati Hari Keanekaragaman Hayati

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fitriati menilai, program penanaman pohon dan pemulihan area pesisir menjadi langkah krusial untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

"Kalau lokasi wisata tumbuh kembali, UMKM juga bakal bergerak dan dampaknya pada kesejahteraan masyarakat," terang dia.

Sementara itu, Kepala BLUD Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Lombok, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Abdul Wahab mengatakan, kerjasama lintas pihak menjadi kunci menjaga area pesisir di tengah tantangan pengikisan dan keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

"Kami sangat mengapresiasi support PLN EPI terhadap konservasi pesisir. Program seperti ini krusial untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan bagi generasi mendatang," kata Abdul Wahab.

Ketua Pokdarwis Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Sahlandi turut menyampaikan apresiasi atas aktivitas penanaman pohon nan dilakukan PLN EPI di area Pantai Induk Lombok.

"Kami sangat berterima kasih dengan adanya penanaman ini. Setidaknya bisa membantu mengurangi pengikisan di Pantai Induk Lombok," kata Sahlandi.

Ia berambisi pemulihan area pesisir dapat berakibat pada meningkatnya kunjungan visitor dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

"Harapan kami ke depan, Pantai Induk Lombok ini bisa semakin ramai dikunjungi visitor sehingga faedah ekonominya juga dirasakan masyarakat," jelas Sahlandi.

Mamit kembali mengatakan, program MenEPI untuk Bumi 2026 menjadi bagian dari komitmen PLN EPI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke seluruh lini operasional perusahaan, sekaligus mendukung pembangunan berkepanjangan di wilayah sekitar operasional daya primer nasional.

"Melalui kerjasama konservasi pesisir ini, PLN EPI menegaskan bahwa ketahanan daya dan kelestarian lingkungan kudu melangkah beriringan lantaran menjaga bumi hari ini adalah investasi untuk keberlanjutan daya dan kehidupan generasi masa depan," jelas Mamit.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita