Penampakan Ratusan Bos Geng Kriminal Diborgol Rantai di Sidang Online

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Para terduga personil geng Mara Salvatrucha, juga dikenal sebagai MS-13, menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal, setelah 486 terduga personil geng didakwa dengan lebih dari 47.000 kejahatan nan dilakukan antara tahun 2012 dan 2022, menurut

Ratusan terduga pemimpin geng duduk di depan layar televisi di dalam penjara super ketat CECOT, El Salvador, Kamis (23/4/2026), saat persidangan virtual massal dimulai. Para narapidana terlihat diborgol dan dirantai di pergelangan kaki selama proses berlangsung. (REUTERS/Jose Cabezas)

Seorang terduga personil geng Mara Salvatrucha, juga dikenal sebagai MS-13, menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal, setelah 486 terduga personil geng didakwa dengan lebih dari 47.000 kejahatan nan dilakukan antara tahun 2012 dan 2022, menurut jaksa, di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, 23 April 2026.

Pengadilan pekan ini mengadili lebih dari 486 terduga pemimpin geng Mara Salvatrucha alias MS-13. Kasus tersebut mencakup lebih dari 47.000 kejahatan nan disebut terjadi dalam rentang waktu 2012 hingga 2022. (REUTERS/Jose Cabezas)

Para personil Mara Salvatrucha, nan juga dikenal sebagai geng MS-13, menghadiri sidang terbuka oleh jaksa El Salvador terhadap 486 personil geng tersebut, nan dituduh melakukan lebih dari 47.000 kejahatan antara tahun 2012 dan 2022, menurut pernyataan dari Kantor Kejaksaan Agung, di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, 20 April 2026.

Jaksa menjerat para terdakwa dengan beragam tuduhan berat, termasuk pembunuhan, pembunuhan wanita (femicide), pemerasan, perdagangan senjata, penghilangan paksa, dan pemberontakan. Mereka juga dituduh berupaya membangun “negara paralel” melalui penguasaan wilayah. (Attorney General's Office of El Salvador/Handout via REUTERS)

Carlos Tiberio Ramirez alias

Direktur CECOT, Belarmino Garcia, mengatakan para terdakwa merupakan tokoh paling rawan dalam jaringan pidana tersebut. Ia menegaskan akomodasi penjara dirancang dengan sistem keamanan tinggi untuk menahan pelaku kejahatan berat. (REUTERS/Jose Cabezas)

Para terduga personil geng Mara Salvatrucha, juga dikenal sebagai MS-13, menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal, setelah 486 terduga personil geng didakwa dengan lebih dari 47.000 kejahatan nan dilakukan antara tahun 2012 dan 2022, menurut jaksa, di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, 23 April 2026.

Sebagian besar dari 486 terdakwa ditahan di CECOT, sementara sisanya tersebar di empat penjara lain. Fasilitas ini dibangun pada 2023 oleh pemerintahan Presiden Nayib Bukele dan menjadi simbol kebijakan keras terhadap geng. (REUTERS/Jose Cabezas)

Para terduga personil geng Mara Salvatrucha, juga dikenal sebagai MS-13, menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal, setelah 486 terduga personil geng didakwa dengan lebih dari 47.000 kejahatan nan dilakukan antara tahun 2012 dan 2022, menurut jaksa, di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, 23 April 2026.

Di sisi lain, golongan kewenangan asasi manusia mengkritik kondisi di penjara tersebut. Mereka menyebut situasinya tidak manusiawi, dengan dugaan penyiksaan, pengawasan terus-menerus, serta pembatasan kontak dengan bumi luar, termasuk akses ke penasihat hukum. (REUTERS/Jose Cabezas)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News