Petugas campuran mengevakuasi puing-puing di letak kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Rangkaian kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL Commuter Line nan tengah terhenti, mengakibatkan kerusakan parah dan menelan korban jiwa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Insiden bermulai ketika hubungan KRL Commuter Line Jakarta-Cikarang terpaksa berakhir cukup lama di Stasiun Bekasi Timur. Hal ini disebabkan oleh adanya halangan di perlintasan rel beberapa ratus meter di depan stasiun, di mana sebuah unit mobil taksi dilaporkan melintang setelah tertabrak KRL dari arah berlawanan (Cikarang-Bekasi). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Namun, saat tengah jalur bersih, KA Argo menunggu Bromo Anggrek nan melaju dari arah belakang tiba-tiba menghantam rangkaian KRL tersebut dengan keras. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dampak paling fatal nan dilaporkan terjadi pada gerbong unik wanita nan terletak di bagian paling belakang rangkaian KRL. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Saksi mata di letak kejadian menggambarkan situasi mencekam saat moncong kereta jarak jauh tersebut merangsek masuk ke dalam gerbong penumpang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pantauan di lokasi, Tim campuran Badan SAR Nasional (Basarnas) dan KAI telah menerjunkan personel unik untuk memotong material besi gerbong. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Kecelakaan antara kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line berakibat pada operasional perjalanan kereta. Akibat kejadian itu, seluruh agenda keberangkatan KRL commuter line dari arah Cikarang pada pagi hari diberhentikan sementara waktu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·