, JAYAPURA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan resmi memperkuat pembinaan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan Integrated Discipline Information System (IDIS) Versi 3. Aplikasi digital ini diharapkan menjadi instrumen modern nan mencerminkan integritas dan produktivitas keahlian pegawai.
Sekretaris Daerah Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu di Jayapura, Jumat, menegaskan bahwa IDIS Versi 3 bukan sekadar sarana administrasi. Menurutnya, aplikasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui aplikasi IDIS Versi 3 kami bakal membangun peningkatan disiplin ASN nan lebih modern, transparan, dan akuntabel," katanya.
Transformasi Digital Pembinaan Disiplin
Ferdinandus menjelaskan, penggunaan aplikasi tersebut menandai transformasi pola pembinaan disiplin. Sistem nan selama ini tetap berkarakter konvensional sekarang beranjak menuju sistem nan lebih digital dan terintegrasi.
"Pemanfaatan teknologi digital dalam pembinaan disiplin bakal mempermudah ketua organisasi perangkat wilayah (OPD) dalam melakukan pengawasan terhadap perilaku dan kedisiplinan pegawai secara lebih cepat, objektif, serta berbasis data," ujarnya.
Dengan sistem nan terintegrasi, dia berambisi proses pengawasan dan pembinaan kepada ASN menjadi lebih efektif. Seluruh proses tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Budaya Kerja dan Reformasi Birokrasi
Lebih lanjut, Ferdinandus menekankan bahwa disiplin kudu menjadi budaya kerja nan melekat pada setiap ASN. Hal ini bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan gambaran profesionalisme.
Aplikasi IDIS Versi 3 menjadi bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi di lingkungan Pemprov Papua Selatan. Langkah ini sekaligus bermaksud mewujudkan tata kelola pemerintahan nan profesional, bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Penerapan IDIS juga diharapkan bisa memperkuat pengawasan internal sehingga proses pembinaan ASN dapat melangkah tertib," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan disiplin berakibat langsung terhadap peningkatan profesionalisme ASN serta kualitas jasa publik. Dengan demikian, masyarakat bakal merasakan faedah nyata dari reformasi birokrasi ini.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·