Pemprov Jateng dan Otorita IKN Jajaki Potensi Kolaborasi dan Investasi

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Pemprov Jateng dan Otorita IKN Jajaki Potensi Kolaborasi dan Investasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) berbareng Kepala Otorita IKN Basuki Hadimoeljono (kanan).(Dok Pemprov Jateng)

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berbareng sejumlah bupati di wilayahnya melakukan kunjungan kerja kerja ke Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (6/8). Kunjungan tersebut untuk menjajaki beragam potensi kerjasama dan investasi.

Kunjungan Ahmad Luthfi berbareng rombongan disambut hangat oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran. Turut mendampingi Ahmad Luthfi dalam kunjungan tersebut jejeran OPD dan BUMD Provinsi Jawa Tengah, serta Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

Luthfi menilai, IKN punya potensi besar diajak kerjasama untuk kemajuan bersama, mengingat wilayah tersebut bakal menjadi ibukota negara. 

Dibeberkan dia, salah satu potensi nan bisa dikerja samakan adalah produk furniture dari Kabupaten Jepara nan bisa dijual ke IKN. 

"Di Jepara itu adalah wilayah nan sudah dikenal dengan produk furniture. Saya coba memandang potensi apakah ada kesempatan kerja sama furniture di IKN dari Jawa Tengah," katanya.

Selain potensi tersebut, Ahmad Luthfi juga menjajaki kesempatan kerjasama dari dinas terkait, BUMD seperti perbankan, apalagi perguruan tinggi nan ada di Jawa Tengah. Potensi itu ditawarkan, mengingat perencanaan pembangunan di IKN tetap menyisakan ruang kolaborasi.

"Intinya Provinsi Jawa Tengah mau ikut datang di IKN juga," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Otorita IKN memaparkan perkembangan pembangunan IKN, termasuk skema pendanaan nan menjadi landasan percepatan pembangunan. Saat ini, pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, ialah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah. Hingga saat ini, realisasi investasi swasta nan telah masuk ke IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,25 triliun.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Otorita IKN terus membuka ruang kerjasama dengan beragam wilayah di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi salah satu aspek krusial dalam memperkuat ekosistem pembangunan IKN, sebagai ibu kota politik nan inklusif dan berkelanjutan.

"Kami selalu melayani penanammodal nan masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya bakal ada insentif fiskal," ujar Basuki.

Basuki juga menjelaskan bahwa kesempatan kerja sama tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga dapat mencakup beragam sektor strategis nan mendukung pengembangan area IKN. Mulai dari penyediaan peralatan dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, hingga sektor ekonomi imajinatif dan pariwisata. (RO/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia