Presiden Prabowo memberikan nilai rapor untuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Ia menilai, keahlian Bahlil selama 2 tahun menjadi pembantunya sudah memuaskan.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri aktivitas Peluncuran dan Bedah Buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).
"Pak Bahlil, ya kan, teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil faedah dari apa nan sudah kau pelajari. Saya terus menilai pekerjaan beliau dan saya menilai sampai sekarang beliau kudu saya kasih rapor memuaskan," kata Prabowo.
Prabowo mengakui sebenarnya susah untuk memberi nilai. Karena, dari setiap aspek, sudah punya nilainya masing-masing.
"(Nilai) 100 itu milik nan Maha Kuasa, iya kan? 99 dimiliki oleh MPR RI ya. 98 dimiliki oleh Presiden Republik Indonesia, 98. 97 dimiliki oleh DPR RI. Jadi jika (Menteri) udah dapat nilai 91, 92 sudah tinggi itu," ujar dia.
"(Nilai) 96 DPD ya kan, 96 DPD. Nah 95 Ketua Umum partai ya kan. Jadi jika menteri dapat 88, 89 oke, memuaskan," sambungnya.
Namun demikian, Prabowo menilai, tetap ada 2 tahun lagi untuk meningkatkan keahlian dari para menteri.
"Tapi tetap tengah, jadi ini dua tahun, tetap ada... ini bisa dikatakan kayak semester apa itu mid-semester. Jadi tetap ada waktu untuk memperbaiki, untuk nan lain-lain tetap ada waktu memperbaiki nilai," tutur dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·