Jakarta -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan menjadi provinsi pertama nan bebas dari anak tidak sekolah (ATS) pada 2029. Untuk mewujudkan sasaran tersebut, salah satu nan dilakukan ialah mendorong transformasi di dalam pemerintahan, mulai dari transformasi ASN, kelembagaan, hingga manajemen kinerja.
Sekda Jabar, Herman Suryatman berambisi langkah tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi alias nan biasa dikenal Kang Dedi Mulyadi (KDM).
"Jadi 2029 Jawa Barat itu provinsi pertama menargetkan anak nan bebas dari tidak sekolah (ATS)," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut dia katakan saat memberikan sambutan dalam aktivitas Workshop Pendampingan Teknis Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah Provinsi Jawa Barat, Hotel Mercure Kota Bandung, Senin (31/8) malam.
Pemda Provinsi Jabar, lanjut Herman, berkomitmen untuk mempercepat pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Upaya tersebut sekarang tidak lagi dipandang sebatas program pemerintah, melainkan sebagai kebutuhan strategis untuk memastikan setiap anak di Jabar memperoleh kewenangan dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.
Menurut Herman, penanganan ATS memerlukan mobilitas berbareng dan sinergi lintas sektor. Pemerintah wilayah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kerjasama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah, bumi pendidikan, serta beragam pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghasilkan langkah nan tepat sasaran.
Herman pun menekankan pentingnya kualitas info sebagai fondasi pengambilan kebijakan. Data mengenai anak tidak sekolah kudu bisa menggambarkan kondisi secara akurat, sehingga pemerintah dapat menentukan intervensi nan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
"Good data, good decision, good result," tutur Herman.
Data nan baik, menurut Herman, bakal menghasilkan keputusan nan tepat dan pada akhirnya memberikan hasil nan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
(ega/ega)
22 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·