Liputan6.com, Jakarta - Normalisasi Situ Bulakan di Kota Tangerang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dilaksanakan selama 20 hari dengan konsentrasi pekerjaan pengerukan lumpur mengantisipasi sedimentasi alami dan meningkatkan daya tampung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, aktivitas normalisasi mulai dilakukan Pemprov Banten sebagai upaya mencegah banjir.
Selain itu, kata dia, aktivitas normalisasi juga melaksanakan pembersihan saluran masuk dan keluar agar pengedaran air tetap terkendali, terutama ketika curah hujan tinggi.
"Kami berambisi upaya normalisasi ini melangkah lancar sesuai dengan sasaran nan ditentukan, ialah selama 20 hari ke depan terus dilakukan secara maksimal," ujar Taufik dalam keterangan nan diterima di Tangerang, Jumat (15/5/2026) melansir Antara.
Selain itu, lanjut dia, Pemkot Tangerang berambisi masyarakat dapat berperan-serta aktif dalam meningkatkan mitigasi banjir dengan menjaga kebersihan dan merawat prasarana pengendali banjir di lingkungan masing-masing.
"Kami sudah siagakan pompa dan juga petugas. Selanjutnya, peran aktif penduduk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," jelas Taufik.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·