Pemkot Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah Lewat Penguatan PAUD

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Jakarta -

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan anak usia awal (PAUD) sebagai upaya mendorong peningkatan nomor partisipasi sekolah (APS) pada jenjang PAUD. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun sekaligus meningkatkan kualitas jasa pendidikan sejak usia dini.

Program peningkatan sarana dan prasarana PAUD merupakan salah satu program prioritas nan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025-2029.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan pembangunan sumber daya manusia kudu dimulai sejak usia awal melalui penyediaan jasa pendidikan nan berbobot dan didukung akomodasi nan memadai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pemerintah wilayah terus berupaya memastikan setiap anak di Kota Tangerang Selatan mempunyai kesempatan nan sama untuk memperoleh pendidikan nan layak sebagai bekal menyongsong masa depan.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita kudu memastikan anak-anak mendapatkan jasa pendidikan nan baik sejak usia awal agar tumbuh menjadi generasi nan cerdas, berkarakter, dan bisa bersaing di masa depan," ujar Benyamin dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Rizkia Fitria, mengatakan pada 2026 program tersebut ditargetkan menjangkau 115 satuan pendidikan PAUD.

"Dari total sasaran 115 satuan pendidikan, pada APBD Murni 2026 kami telah mengalokasikan support untuk 72 lembaga. Selanjutnya bakal dilanjutkan melalui anggaran perubahan," ujar Rizkia.

Menurut Rizkia, lembaga penerima support ditetapkan berasas hasil monitoring dan pertimbangan nan dilakukan oleh pengawas PAUD umum dan penilik pendidikan nonformal. Proses tersebut dilakukan agar support diberikan kepada lembaga nan betul-betul memerlukan dan memenuhi kriteria nan telah ditetapkan.

Bantuan nan disalurkan meliputi beragam sarana penunjang pembelajaran, seperti meja dan bangku anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, serta perangkat peraga edukatif nan mendukung proses belajar mengajar di PAUD.

"Ada meja, bangku untuk anak-anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, perangkat peraga edukatif, dan kebutuhan lainnya. Pengawas dan penilik memastikan setiap lembaga nan menerima support betul-betul memenuhi kriteria dan memerlukan support sarana pembelajaran," jelasnya.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendukung program peningkatan sarana dan prasarana PAUD pada 2026. Melalui support akomodasi belajar nan semakin memadai, diharapkan semakin banyak anak mengikuti pendidikan anak usia awal sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.

"Dengan support sarana dan prasarana nan lebih baik, kami berambisi nomor partisipasi sekolah pada jenjang PAUD terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi kami mau terus meningkatkannya hingga semakin optimal," tutupnya.

(ega/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News