Solo, CNN Indonesia --
Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, tetap berkobar hingga Kamis (3/9) sore.
Oleh lantaran itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi berencana meminta support penyiraman masif lewat udara (water bombing) untuk mempercepat penanganan kebakaran di TPA terbesar di Soloraya itu.
Respati mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sampai saat ini petugas campuran dari Kebakaran Soloraya, TNI, hingga Polri tetap berupaya menjinakkan api di TPA Putri Cempo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hari ini konsentrasi sekali mengenai penyekatan (agar api tidak meluas) dan kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dengan Provinsi," kata Respati saat ditemui di House of Danar Hadi, Solo, Kamis (3/9) sore.
Respati berambisi malam ini kebakaran di TPA Putri Cempo sukses ditangani.
"Apabila memang sampai malam hari ini tetap belum bisa padam, kemungkinan besok pagi bakal kita koordinasikan untuk support udara mengenai water bombing dan lain-lain," kata Respati.
Selain pemadaman api, Respati juga menyinggung upaya penanganan akibat kesehatan terhadap penduduk di sekitar TPA Putri Cempo.
Pemkot Solo telah membagikan masker ke masyarakat terdampak.
Selain itu, dia bilang, Dinas Kesehatan Kota Solo juga menyiagakan tabung oksigen untuk menangani penduduk nan mengalami gangguan pernafasan.
"Warga nan terdampak juga sudah kami pemindahan dengan layak dan baik," kata dia.
Kebakaran TPA Putri Cempo itu sendiri telah berjalan sejak Rabu (2/9) malam kemarin.
(syd/kid)
39 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·