Pemkot Jaksel Bakal Bikin Jembatan di Lokasi Perahu Eretan, Ini Reaksi Warga

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Pemkot Jakarta Selatan berencana membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kali Pesanggrahan, letak perahu eretan alias getek. Sejumlah penduduk menyebut pembangunan JPO tersebut tidak masalah, namun mereka meminta dibangun di letak nan berbeda dari letak getek.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (3/9/2026) getek itu tampak beraksi seperti biasa. Lokasinya tepat di seberang MTsN 13 Jakarta.

Beberapa anak-anak dan penduduk tampak menuruni tangga di samping kali untuk menggunakan getek tersebut. Diantara mereka ada nan memberikan uang, ada juga hanya sekadar berterimakasih sembari lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi Perahu Eretan di Kali Pesanggerahan nan bakal dibangun JPO untuk menghubungkan kelurahan ulujami dan kebayoran lama utaraLokasi Perahu Eretan di Kali Pesanggerahan nan bakal dibangun JPO untuk menghubungkan kelurahan ulujami dan kebayoran lama utara (Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom)

Seorang operator getek, Tatang (27) mengatakan, sebelumnya Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo sempat mengecek langsung getek dan letak itu. Katanya kunjungan itu untuk meninjau pembangunan JPO di area tersebut.

"Kalau bisa bikinnya jangan di sini dulu Bang. Di atas alias di mana. Soalnya jika langsung bikin di sini kan pasti ini berakhir dulu (geteknya). Warga mau aktivitas lewat mana? Kasihan. Tapi jika bikinnya di atas alias di bawah, kan ini tetap bisa jalan. Jembatan jadi, ini selesai, juga sudah ada akses jembatan," kata Tatang saat ditemui di lokasi, Kamis (3/9/2026).

Tatang mengaku cemas jika pembangunan JPO itu membikin operasional geteknya dihentikan. Namun, Tatang legawa tak narik getek jika Pemkot menjamin dirinya dapat pekerjaan baru setelahnya.

Tatang juga menyebut penduduk sekitar tak keberatan getek tetap beroperasi. Namun dia mengaku siap mengikuti patokan jika geteknya tak boleh lanjut.

Sementara itu, seorang penduduk Nining menjemput anaknya pulang dengan menggunakan getek tersebut. Ia mengatakan getek tersebut membantu mobilitas penduduk sehingga dia mengaku tak mau operasional getek itu dihentikan.

"Soalnya (getek) buat akses motong jalan. Kalau ke situ kejauhan. Kalau saya dari sini ke situ cepat, enggak usah muter jauh," kata Nining.

Meski begitu, Nining setuju saja dengan pembangunan JPO di untuk menghubungkan Ulu Jami dan Kebayoran Lama Utara. Tapi dia juga mau operasional getek tidak dihentikan.

"Kalau JPO setuju aja. Tapi (operasional getek) berakhir mah jangan deh. Enak kayak gini, sudah dari dulu kayak gini," sambung Nining.

Warga lainnya, Mama Zahra mengatakan, getek di letak jadi andalannya untuk menjemput sang buah hati. Menurutnya kudu ada solusi lain untuk getek jika kelak dibangun JPO di area itu.

"Tiap hari banget. Tiap hari kita pakai, Bang. Kalau jalannya muter kita pusing. Kalau ada JPO mungkin kudu ada solusi buat ini (getek) ya," kata Mama Zahra.

Sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meninjau getek dan letak pemukiman rawan bajir di Kali Pesanggrahan, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan. Hal itu dilakukan untuk merespon kejuaraan masyarakat mengenai letak rawan banjir dan sarana transportasi menyeberang Kali Pesanggrahan nan saat ini hanya mengandalkan getek.

"Untuk itu Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan rencananya bakal melakukan pembangunan prasarana berupa Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta selatan," kata Syafrin dalam keterangannya, Minggu (30/8).

Katanya, dengan dibangunnya JPO untuk menghubungkan Kelurahan Ulujami dan Kelurahan Kebayoran Lama Utara dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penduduk jika mau menyebrang kali. Selanjutnya, untuk mengantisipasi banjir di area itu, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan bakal membersihkan dan mengeruk Kali Pesanggrahan untuk meminimalisir potensi genangan air.

Sementara, untuk mengantisipasi banjir di sekitar Kali Pesanggrahan khusunya wilayah Ulujami dan Kebayoran Lama Utara, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan bakal membersihkan dan mengeruk Kali Pesanggrahan untuk meminimalisir potensi genangan air.

(yld/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News