, AMBON, –
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, membekali para pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan pengetahuan mengenai pentingnya kesiapan finansial dan ketahanan upaya dalam menghadapi akibat penyakit kritis. Kegiatan berjudul Health dan Financial Talk ini digelar di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, pada Rabu.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menekankan bahwa kondisi kesehatan seseorang dapat memberikan akibat nan luas terhadap keluarga, pekerjaan, dan aktivitas usaha. Oleh lantaran itu, masyarakat perlu didorong untuk semakin memahami pentingnya pencegahan, pemeriksaan berkala, dan penemuan awal sebelum kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.
Kolaborasi untuk Masyarakat Tangguh
Kegiatan nan merupakan bagian dari Program Kesehatan dan Ketahanan Bisnis Kota Ambon 2026 ini diselenggarakan oleh Manulife Indonesia bekerja sama dengan RSU Siloam Ambon. Mengusung tema “Ketika Penyakit Kritis Menyerang: Siapkah Keluarga dan Bisnis Anda Secara Finansial?”, aktivitas ini diikuti oleh pelaku UMKM, pemilik usaha, kalangan profesional, organisasi upaya dan profesi, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah.
Wali Kota Wattimena menyatakan bahwa pembangunan kota nan berkepanjangan memerlukan masyarakat nan sehat, produktif, dan mempunyai kesiapan menghadapi beragam risiko, termasuk akibat kesehatan nan dapat berakibat pada kondisi ekonomi family maupun keberlangsungan usaha. Ia menegaskan peningkatan literasi kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan memerlukan kerjasama beragam pihak, mulai dari lembaga pelayanan kesehatan, bumi usaha, organisasi profesi, hingga organisasi masyarakat.
“Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi kerjasama nan memberikan faedah langsung kepada masyarakat. Kami berambisi aktivitas ini dapat menjadi bagian dari upaya berkepanjangan dalam membangun masyarakat Ambon nan lebih sehat, produktif, dan tangguh,” ujarnya.
Edukasi Jantung, Kanker, dan Perencanaan Keuangan
Dalam aktivitas tersebut, peserta memperoleh edukasi komprehensif mengenai aspek risiko, gejala, pencegahan, penanganan, hingga pemulihan penyakit jantung dan kanker. Materi nan disampaikan juga membahas akibat penyakit kritis terhadap keahlian seseorang dalam bekerja maupun menjalankan usaha, serta pentingnya perencanaan finansial untuk menjaga keberlangsungan bisnis.
Pemkot Ambon berbareng Manulife Indonesia melalui Phoenixtar dan RSU Siloam Ambon berambisi program tersebut dapat menjadi platform edukasi berkepanjangan mengenai kesehatan dan perencanaan finansial nan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Ambon dan Maluku.
Hadir sebagai narasumber dalam aktivitas itu antara lain master ahli jantung dr. Imam Haryana, master mahir onkologi dr. Frenando Ronaldo, Direktur RSU Siloam Ambon dr. Paulus Hadiwijaya, serta Erwin Simanjutak dari Manulife Indonesia Agency.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·