Pemkab Sidoarjo Fokus Betonisasi Jalan, Kendaraan Over Tonase Jadi Sorotan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo terus memfokuskan penanganan prasarana jalan di beragam wilayah. Selain melakukan perawatan dan betonisasi, kendaraan bertonase lebih juga menjadi sorotan karena turut memicu kerusakan jalan.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan seluruh anggaran perawatan jalan tahun ini telah berjalan. Selanjutnya, Pemkab bakal konsentrasi pada program betonisasi.

"Kalau progres mengenai jalan hari ini, anggaran kita untuk perawatan jalan semua sudah selesai. Tinggal kita betonisasi," kata Subandi, Jumat (15/4/2026).

Pemkab juga bekerja-sama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengoptimalkan pemeliharaan prasarana jalan.

"Kemarin ada CSR Rp 600 juta dari Delta Artha. Ini kita gunakan," tuturnya.

Subandi menambahkan proyek bentuk prasarana jalan dengan kerjasama CSR tersebut rencananya mulai diluncurkan pada akhir Juni 2026. Ia mau proses pengerjaan proyek dilakukan lebih terbuka dan memberi ruang bagi kontraktor nan ada di Sidoarjo.

"Minimal kontraktor ini bisa kerja semua. nan kedua, sudah tidak ada lagi nan bermain bendera-bendera, pinjam bendera dan apa. Kita datangkan semuanya CV-nya, kita bakal melihat. Setelah itu bakal kita koreksi CV-CV ini nan kita kasih kerjaan bagus alias tidak," tutur Subandi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Makhmud menjelaskan kerusakan jalan tidak hanya dipicu aspek cuaca, tetapi juga kendaraan nan melintas melampaui kapabilitas jalan.

"Memang tonase nan lewat di Sidoarjo juga sudah melampaui semua," kata Makhmud.

Karena itu, Pemkab juga mengusulkan perubahan kelas jalan ke pemerintah provinsi dan pusat. Seperti di ruas Lingkar Timur hingga Sukodono-Gedangan.

"Kelas jalan ini sudah kita ajukan saat ini di Gubernur. Baru kelak penertibannya gimana nanti, setelah SK turun," ungkapnya.

Selain itu, aspek usia aspal juga turut mempengaruhi kondisi jalan di Sidoarjo. Pemkab berambisi overlay jalan bisa dilakukan berjenjang mulai 2027 mendatang. Saat ini, perbaikan jalan dilakukan setiap hari melalui lima satgas. Total ada 92 ruas jalan nan ditangani.

"Kalau nan kontraktual itu sudah 42. nan satgas itu kurang lebih 50 ruas. Total 92 ruas nan kita kerjakan. Ruas kita totalnya banyak ya. Itu belum kecamatan nan ada PIWK," pungkas Makhmud. (akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News