Pemerintah Hemat Rp 170 T Tahun Lalu, Suahasil: Terbesar dalam Sejarah

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara bicara mengungkapkan penghematan shopping negara tahun lampau mencapai Rp 170 triliun, untuk menunjang program prioritas hingga perlindungan sosial masyarakat. Itu merupakan pemotongan anggaran terbesar dalam sejarah Indonesia.

Hal ini diungkapkan Suahasil, saat memberikan paparan dalam Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy, di Kantor DEN, Senin (25/5/2026).

Suahasil bercerita, pemerintah menjalankan shopping anggaran nan adaptif. Salah satu langkah nan paling berani dijalankan adalah pemangkasan anggaran pada pos nan inefisien.

"Hampir 9% dari seluruh anggaran kudu dipotong," kata Suahasil.

Saat itu para pemangku birokrasi pun bereaksi, dan mengatakan perihal itu bakal menghentikan operasional pemerintah. Namun menurutnya perihal itu tidak terjadi, apalagi pada akhirnya anggaran pemerintah lebih elastis dan adaptif. Karena bisa diatur dan diprioritaskan kembali untuk perihal nan lebih penting.

"Pada akhirnya seperti nan Anda lihat pada bagian bawah diagram shopping di sebelah kiri, pada akhirnya kami sukses menghemat nyaris Rp 170 triliun (APBN 2025). Dan tentu saja itu menjadi salah satu pemotongan anggaran terbesar dalam sejarah Indonesia. Saya rasa salah satu nan terbesar selain pada masa Covid-19," katanya.

Dari paparannya terlihat bahwa sasaran shopping dalam APBN nan dicanangkan pada 2025 sebesar Rp 3.621,3 triliun, sedangkan total shopping negara Rp 3.451 triliun. Artinya ada penghematan sebesar Rp 169,9 triliun.

Karena penghematan itu, lanjut Suahasil, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,11% di tahun 2025. Meskipun penerimaan pajak tidak sesuai dengan sasaran nan ditetapkan. Dari catatannya pendapatan negara defisit Rp 248 triliun dengan realisasi pendapatan Rp 2.756,3 triliun.

Pada tahun ini, Suahasil menegaskan bakal melanjutkan kerangka anggaran nan adaptif, meski menjaga defisit tetap di bawah 3% terhadap PDB.

Begitu juga pada tahun 2027, seperti nan diungkapkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok - Pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) beberapa waktu lampau di Parlemen. Diumumkan bahwa nomor defisit anggaran hanya 1,8% - 2,4% terhadap PDB di bawah rencana tahun ini 2,68%.

"Kami kudu mengoperasionalkan petunjuk tersebut, namun kami percaya bakal bisa melakukannya," kata Suahasil.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News