Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |18:24 WIB

Dirjen Bimas Islam, Kemenag Abu Rokhmad
JAKARTA — Pemerintah mendorong tiga strategi penguatan amal produktif, ialah peningkatan kualitas program pemberdayaan, penguatan kerjasama lintas sektor, serta optimasi info dan transformasi digital. Ketiga strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian mustahik sekaligus memperkuat akibat zakat.
Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya mendorong pengelolaan biaya umat secara lebih terintegrasi untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Dirjen Bimas Islam, Kemenag Abu Rokhmad, mengatakan, Pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) nan diselaraskan dengan sistem info pengelolaan amal diharapkan membantu mengidentifikasi penerima manfaat.
“Selain itu juga mengurangi potensi plagiatisme bantuan, serta meningkatkan kualitas perencanaan dan pertimbangan program,” ujar Abu Rokhmad, dalam aktivitas Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Dia melanjutkan, amal mempunyai peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial, mewujudkan keadilan ekonomi, dan memberdayakan umat. Karena itu, pendayagunaan amal perlu diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membantu mustahik mengembangkan upaya dan meningkatkan kesejahteraan.
Oleh lantaran itu, support langsung tetap dibutuhkan, terutama bagi masyarakat nan berada dalam kondisi rentan. Namun, amal juga perlu mendorong penerima faedah meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan memperoleh kesempatan ekonomi nan lebih luas.
“Keberhasilan amal tidak hanya terletak pada support nan sampai kepada mustahik, tetapi juga pada perubahan nan memungkinkan mereka bangkit, berkembang, dan mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya tersebut perlu didukung kelembagaan nan kuat, sumber daya manusia nan kompeten, program nan tepat sasaran, serta sistem pengukuran akibat nan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pendampingan berkepanjangan juga diperlukan agar mustahik bisa mengelola upaya secara mandiri, meningkatkan pendapatan, dan menghadapi tantangan ekonomi. Dengan demikian, amal produktif tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi juga memperkuat kapabilitas penerima manfaat,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·