Pembangunan Jalan Layang Latumeten Dikebut di Tengah Padatnya Lalu Lintas
Foto Bisnis
Mohammad Farrel - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2026 14:00 WIB
Jakarta - Pem.bangunan jalan layang alias flyover Latumeten di Jakarta Barat terus dikebut meski arus lampau lintas di area tersebut tetap terpantau padat
Aktivitas kendaraan tetap berjalan di tengah pengerjaan proyek prasarana nan dilakukan secara berjenjang oleh para pekerja di lokasi, Kamis (21/5/2026). Kepadatan kendaraan sering muncul akibat antrean panjang saat kereta melintas di perlintasan sebidang.
Proyek pembangunan flyover nan melintasi perlintasan kereta api itu menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan nan selama ini kerap terjadi di area Latumeten dan sekitarnya.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyebut progres pembangunan jalan layang Latumeten hingga pertengahan Mei 2026 telah mencapai 41,28 persen. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 agar dapat segera digunakan masyarakat guna memperlancar mobilitas di area Jakarta Barat.
Di letak proyek, sejumlah pekerja terlihat menyelesaikan pembangunan struktur utama jalan layang menggunakan perangkat berat. Saat ini pengerjaan memasuki tahap pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak ke titik struktur flyover nan telah disiapkan sebelumnya.
Flyover Latumeten dibangun dengan panjang sisi barat mencapai 435 meter dan sisi timur sepanjang 426 meter, serta mempunyai lebar sekitar 11 meter.
Tahapan pemasangan gelagar beton menjadi bagian krusial dalam pembentukan bangunan utama jalan layang nan nantinya bakal menopang beban lampau lintas kendaraan.
Proses pengerjaan dilakukan secara hati-hati dan berjenjang untuk menjaga keselamatan pekerja sekaligus memastikan arus kendaraan di sekitar proyek tetap melangkah lancar.
Kehadiran jalan layang ini diharapkan bisa meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mengurangi kemacetan di titik perlintasan kereta api nan selama ini menjadi salah satu sumber kepadatan lampau lintas di Jakarta Barat.