Peluk Cooler Bag Istri, Kisah Duka Aji di Balik Tragedi Tabrakan Kereta
Keluarga tas pendingin milik Tutik Anitasari, korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Rumah Sakit Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
Trauma nan Masih Terasa
Rumah salah satu korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek-KRL, di Cikarang, Senin (4/5/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparanRumah salah satu korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek-KRL, di Cikarang, Senin (4/5/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Kini Berjuang untuk Dua Anak
Hati Netizen Tergerak Ingin Mendonorkan ASI
Buket kembang di meja pascakecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Aggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (4/5/2026). Foto: Dok. IstimewaSeorang kerabat memegang tas pendingin milik Tutik Anitasari, korban tabrakan maut antara kereta komuter dan kereta jarak jauh, di Rumah Sakit Nasional Kramat Jati, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERSkumparan post embed