Peluang Ekspor Industri Tuna hingga Akhir 2026, Pernah Tembus USD1 Miliar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2026 |23:04 WIB

Peluang Ekspor Industri Tuna hingga Akhir 2026, Pernah Tembus USD1 Miliar

Industri tuna Indonesia tetap mempunyai kesempatan memperluas pasar ekspor hingga akhir 2026. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Industri tuna Indonesia tetap mempunyai kesempatan memperluas pasar ekspor hingga akhir 2026, terutama setelah produk olahan tuna dan cakalang memperoleh akomodasi tarif bea masuk 0% ke Jepang. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan nasional, memperluas pasar industri pengolahan, serta meningkatkan nilai tambah bagi nelayan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor tuna-cakalang Indonesia mencapai USD1,04 miliar sepanjang 2025, meningkat tipis 0,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, info ekspor golongan tuna, tongkol, dan cakalang (TCT) hingga September 2026 mencapai sekitar USD490,4 juta alias tetap berkarakter sementara.

Perbedaan cakupan komoditas tersebut perlu diperhatikan dalam membaca perkembangan ekspor. Meski demikian, info tersebut menunjukkan bahwa penguatan daya saing dan ekspansi pasar tetap menjadi pekerjaan krusial bagi industri tuna nasional.

Salah satu kesempatan nan dapat dimanfaatkan pelaku upaya adalah pemberlakuan tarif preferensi 0% untuk produk olahan tuna dan cakalang ke Jepang mulai 1 Agustus 2026 melalui skema Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Sebelumnya, produk olahan tuna dan cakalang untuk empat kode harmonized system (HS) dikenakan tarif bea masuk umum sebesar 9,6%. Dengan akomodasi baru tersebut, produk Indonesia berkesempatan memperoleh daya saing nilai nan lebih baik di pasar Jepang.

KKP mencatat nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang mencapai USD613,65 juta pada 2025. Dari jumlah tersebut, tuna-cakalang berkontribusi 26,2%. Khusus produk olahan tuna-cakalang nan masuk dalam cakupan akomodasi IJEPA, nilai ekspornya mencapai USD76,41 juta alias meningkat 21% dibandingkan 2024.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑