Pelatih Iran Amir Ghalenoei saat Qatar AFC Asian Cup 2023(KARIM JAAFAR / AFP)
PELATIH tim nasional Iran, Amir Ghalenoei, menyebut timnya sebagai peserta nan paling mengalami tekanan di Piala Dunia 2026 setelah diwajibkan kembali ke Meksiko segera usai menjalani laga perdana melawan Selandia Baru di Los Angeles, Selasa (16/6).
Iran bermain seri 2-2 melawan Selandia Baru, namun seusai pertandingan mereka mendapat pemberitahuan bahwa rombongan kudu langsung kembali ke Meksiko tanpa waktu pemulihan nan cukup.
"Mereka menunda kehadiran kami, mereka memaksa kami kembali lebih awal tanpa waktu untuk pemulihan," kata Ghalenoei dikutip dari AFP.
Ghalenoei mengatakan dirinya tidak menerima penjelasan mengenai perubahan agenda keberangkatan tersebut. Sebelumnya, tim Iran memperkirakan tetap dapat memperkuat di Amerika Serikat hingga Selasa (16/6) siang.
"Mereka membikin situasi semakin sulit, menghadapkan kami pada lebih banyak hambatan, tetapi kami tidak bakal membiarkan perihal itu menghentikan kami untuk memberikan nan terbaik," ujarnya.
Iran datang ke turnamen di tengah bayang bayang ketegangan diplomatik setelah Amerika Serikat nan selama berbulan bulan terlibat bentrok militer dengan Iran menolak memberikan visa kepada sejumlah staf pendukung tim.
Iran memainkan laga pembuka di Los Angeles pada Senin (15/6), sehari setelah diumumkannya kesepakatan tenteram antara Amerika Serikat dan Iran nan disebut mengakhiri operasi militer secara langsung dan permanen di seluruh lini.
Sebelumnya, Iran berencana menjadikan Tucson, Arizona sebagai pusat latihan selama turnamen. Namun rencana itu dibatalkan pada saat terakhir dan dipindahkan ke Tijuana, Meksiko lantaran persoalan visa dan hambatan logistik.
Penyerang jagoan Iran Mehdi Taremi juga mengkritik perlakuan nan diterima timnya selama turnamen.
"Ini sangat menekan bagi para pemain, staf, dan semua orang, tetapi kami tidak mendapatkan dukungan, dan saya pikir FIFA kudu membantu kami lebih dari ini," kata Taremi. "Semuanya seperti musibah bagi kami," imbuh Mehdi Tarema. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·