Pelaku Sodomi Bocah di Lebak Banten Anak 11 Tahun, Diduga Idap Gangguan Jiwa

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Lebak - Bocah laki-laki di Lebak, Banten, diduga menjadi korban sodomi. Polisi mengungkap terduga pelaku juga tetap berumur di bawah umur.

"Benar, telah terjadi dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Kecamatan Wanasalam. Saat ini penanganan awal telah dilakukan berbareng pihak terkait, termasuk UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," kata Kasi Humas Polres Lebak Iptu Moestafa Ibnu Syafir kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Moestafa mengungkapkan korban merupakan anak laki-laki nan berumur 12 tahun, sedangkan terduga pelaku juga tetap di bawah umur, berumur 11 tahun. Ia mengungkapkan terduga pelaku diduga mengalami gangguan mental.

"Dari hasil penanganan awal, anak nan diduga sebagai pelaku diketahui terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini telah dilakukan pemeriksaan psikiatri dan direkomendasikan untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa," katanya.

"Sedangkan korban telah mendapatkan pendampingan dan konseling dari psikolog," imbuh Moestafa.

Moestafa juga mengungkap korban merupakan penyandang disabilitas mental. Penyidik melakukan penanganan dengan melibatkan pihak terkait.

"Dalam penanganan perkara ini, kami mengedepankan pendekatan perlindungan terhadap anak, baik terhadap korban maupun terhadap anak nan diduga sebagai pelaku, dengan melibatkan lembaga mengenai sesuai ketentuan nan berlaku," ucapnya.

Dia menambahkan, pihak family korban belum membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun polisi tetap memberikan pengawasan terhadap korban.

"Kami tetap melakukan monitoring dan koordinasi dengan pihak family serta lembaga mengenai guna memastikan penanganan terbaik bagi anak-anak nan terlibat dalam peristiwa ini," katanya.

Kasus ini berasal dari pengakuan seorang wanita soal keponakannya menjadi korban sodomi di Desa Parung Panjang, Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten, nan viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita menunjukkan foto seorang anak laki-laki di ponselnya. Dia mengatakan keponakannya tersebut merupakan korban sodomi.

Dia menyebut korban diduga disodomi oleh sesama laki-laki berulang kali. Menurut dia, video nan memperlihatkan tindakan cabul tersebut.

"Saya tidak tahu terjadi berapa kali, tapi nan pasti nan pernah ada videonya itu diperlakukan sama dua orang," ujar wanita tersebut, seperti dilihat pada Rabu (29/4/2026). (ygs/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News