, JAKARTA, – Banyak pemilik mobil tetap mengabaikan penggantian dan perawatan komponen berumur pakai panjang alias slow moving, meski komponen tersebut berkedudukan krusial dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keahlian kendaraan. Komponen dengan masa pakai relatif panjang ini tetap memerlukan pemeriksaan rutin agar kondisinya tetap optimal selama digunakan. Namun, banyak pemilik kendaraan kerap menunda alias lupa melakukan pengecekan maupun penggantian komponen tersebut.
Melalui laman resminya, Jumat, Mitsubishi Motors Indonesia menjelaskan sejumlah komponen slow moving nan perlu diperhatikan sesuai usia pakai dan kondisi penggunaannya. Berikut adalah beberapa komponen vital nan dimaksud.
Ban dan Kaki-Kaki
Salah satu komponen nan paling mudah diperiksa adalah ban. Komponen ini umumnya tidak memerlukan penggantian dalam waktu dekat dan dapat memperkuat hingga dua tahun alias lebih, tergantung pemakaian. Ban mempunyai kegunaan krusial sebagai penopang kendaraan dan penumpang, sekaligus membantu pengendalian arah serta mendukung sistem pengereman.
Karena itu, kondisi ban perlu diperiksa saat servis berkala. Ban nan sudah aus alias mengalami kerusakan sebaiknya segera diganti untuk menjaga keamanan berkendara. "Pada komponen slow moving, perawatan dapat dilakukan melalui pengecekan visual. Pada ban, misalnya, pemilik bisa memandang kondisi tapak dan tembok ban untuk memastikan tetap layak digunakan," tulis Mitsubishi.
Selain ban, Mitsubishi menyebut komponen kaki-kaki juga mempunyai peran krusial dalam menjaga kenyamanan dan stabilitas kendaraan. Pemeriksaan kaki-kaki dapat dilakukan dengan memandang kondisi karet bushing, termasuk memastikan tidak terjadi robekan alias kerusakan. Pemilik kendaraan juga perlu mewaspadai indikasi tidak normal saat berkendara, seperti guncangan berlebih nan dapat mengindikasikan gangguan pada sistem suspensi.
Mitsubishi menyarankan pemilik kendaraan melakukan perawatan berkala di bengkel resmi sesuai agenda nan tercantum dalam kitab manual kendaraan. Dalam setiap servis berkala, teknisi bakal memeriksa kondisi beragam komponen dan melakukan penggantian andaikan ditemukan kerusakan alias penurunan fungsi. Umumnya, komponen kaki-kaki diperiksa setiap 20.000 kilometer. Namun, jika muncul bunyi alias keluhan tertentu, penggantian dapat dilakukan lebih cepat.
Kopling dan Lampu
Selain itu, komponen kopling juga termasuk kategori slow moving lantaran mempunyai masa pakai nan relatif panjang. Kopling berfaedah menyalurkan tenaga mesin ke roda. Kerusakan pada komponen ini dapat menyebabkan kendaraan susah alias tidak dapat digunakan. Salah satu tanda awal kerusakan kopling adalah kesulitan memindahkan gigi pada kendaraan bertransmisi manual.
Komponen lain nan perlu diperhatikan adalah lampu kendaraan. Lampu berkedudukan krusial saat berkendara dalam kondisi minim pencahayaan dan perlu diganti andaikan sudah tidak berfungsi.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·