Pelaku Pembacokan Petugas Wisata Parangtritis Bantul Ditangkap

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Ilustrasi penusukan. Foto: Max Sky/Shutterstock

Polisi menangkap dua laki-laki nan membacok petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul dengan celurit hingga korban mengalami luka robek di paha pada Minggu (17/5) malam.

Dua pelaku adalah RWSA (22 tahun) penduduk Pendowoharjo, Sewon, Bantul, dan AW (26 tahun) penduduk Panggungharjo, Sewon, Bantul.

"Benar jejeran Resmob Polres Bantul berbareng Tim Opsnal Jatanras Polda DIY dan Unit Reskrim Polsek Kretek sukses mengamankan dua orang terduga pelaku kekerasan secara bersama-sama di muka umum," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dikonfirmasi, Jumat (5/6).

Rita mengatakan polisi menangkap pelaku berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Setelah serangkaian pengejaran keduanya ditangkap kemarin.

Sejumlah peralatan bukti sukses diamankan termasuk celurit nan digunakan untuk melukai korban.

"Barang bukti nan sementara kami amankan berupa dua buah senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AB 5494 IP," katanya.

Sementara untuk motif penganiayaan ini tetap didalami oleh kepolisian.

"Masih didalami. Para pelaku terancam dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang alias peralatan secara bersama-sama di muka umum," katanya.

"Rencana tindak lanjut kami adalah melengkapi manajemen penyidikan, memeriksa saksi dan tersangka, mencari peralatan bukti lain nan mungkin tetap ada, serta melakukan penahanan terhadap para tersangka," ujarnya.

Sempat Teriak "Bajingan"

Hasil penyelidikan polisi saat peristiwa pembacokan pada Minggu (17/5) malam, pelaku sempat berteriak "bajingan" ke korban nan diketahui juga berprofesi sebagai guru.

"Saat korban sedang piket jaga, tiba-tiba para pelaku datang dari arah selatan melewati TPR. Pelaku sempat berteriak memaki dengan kata-kata 'bajingan'," kata Rita.

Diberitakan sebelumnya, seorang penjaga Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) berinisial MBA (38 tahun) disabet orang tak dikenal menggunakan celurit pada Minggu (17/5) malam.

"Pukul 21.15 WIB, pada saat pelapor alias korban sedang bekerja di TPR lama Parangtritis, Kretek, Bantul, tiba-tiba pelaku datang dari arah selatan melewati TPR nan pelapor alias korban jaga," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (18/5).

Pelaku kemudian berteriak "bajingan" kepada korban dan menyabetkan celuritnya.

"Menyabet korban dengan menggunakan celurit dan mengenai korban di bagian paha sebelah kiri," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan