Pekerja Proyek di Depok Luka-luka Usai Jatuh saat Tebang Pohon

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Pekerja proyek sebelum tertimpa pohon nan ditebangnya dan jatuh. Dok. Istimewa

Sebuah video di media sosial menunjukkan seorang pekerja proyek jatuh dari pohon usai terhantam batang pohon nan ditebangnya. Peristiwa itu terjadi di Jembatan Serong, Kelurahan Cipayung, Pancoran Mas, Depok.

Dalam video nan beredar terlihat korban berada di atas pohon untuk menebang pohon. Saat pohon mulai tumbang, salah satu bagiannya mengghantam pekerja tersebut. Korban lampau terjatuh ke tanah.

Video juga menunjukkan lampau lintas nan berakhir lantaran menunggu proses pembalakan pohon selesai.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (2/9) sekitar pukul 13.10 WIB.

Berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipayung Polsek Pancoran Mas Aiptu M. Nur korban berinisial Y saat itu berbareng tiga rekannya, ialah E, MS, dan A. Mereka melakukan pembalakan pohon untuk keperluan proyek pelebaran jalan.

"Dalam pekerjaan pembalakan pohon, korban berada di atas pohon menggunakan mesin pemotong. Sementara 3 temannya berada di bawah memegang tali nan diikat di pohon untuk membantu penarikan," ujar Hendra, Rabu (2/9).

Hendra menerangkan korban jatuh berbareng mesin pemotong nan dipegangnya. Diperkirakan dia jatuh dari ketinggian 7 meter sehingga mengalami luka-luka.

"Luka pada korban mengeluarkan darah diperkirakan dari bagian kuping alias kepala sekitar kuping," jelasnya.

Korban sempat dibawa ke klinik terdekat, namun diminta untuk ke rumah sakit. Hendra menerangkan korban mendapatkan perawatan di RSU Bhakti Yudha.

"Selanjutnya korban dirujuk menggunakan mobil ambulans ke RSU Bhakti Yudha untuk mendapatkan penanganan pengobatan," katanya.

Lebih lanjut Hendra mengingatkan untuk para pekerja proyek mengutamakan keselamatan.

"Kami imbau kepada seluruh perusahaan dan pelaksana proyek agar mengutamakan keselamatan kerja dan penggunaan APD, terutama saat bekerja di ketinggian dan di badan jalan," ujar Hendra.

Kesaksian Warga

Sementara itu, seorang penduduk berjulukan Iqbal mengatakan proses pembalakan pohon itu tidak mengutamakan keselamatan

"Pada jam 1 siang. Nggak safety penebangannya, nggak pakai busana aman. Tiba-tiba kita enggak tahu ya kan, dia jatuh, terlempar itu dari atas," ujar Iqbal.

"Pendarahan di kepala, mulut Sobek, kayaknya pecah-pecah. Langsung jatuh aja, dilempar ke bawah," lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan