Pegolf dari 29 Negara Panaskan Persaingan MCGJWC 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pegolf dari 29 Negara Panaskan Persaingan MCGJWC 2026 Penyelenggaran turnamen MCGJWC jenis 2025 lalu(Dok CGF)

KEJUARAAN Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) kembali menjadi panggung krusial bagi pegolf muda Indonesia untuk mengukur keahlian di level internasional. Pada jenis 2026 ini, turnamen junior bergengsi tersebut bakal diikuti 142 pegolf dari 29 negara dan digelar di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, pada 10-12 Juni mendatang.

Tahun ini, peserta MCGJWC datang dari beragam bagian bumi antara lain Australia, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Inggris, Jerman, India, Selandia Baru, Afrika Selatan, Tailan, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan semakin memperkuat kualitas persaingan sekaligus memberi panggung pembelajaran nan lebih luas bagi pegolf muda Tanah Air.

Jumlah peserta dan negara nan terlibat meningkat dibandingkan jenis sebelumnya. Kehadiran pegolf dari beragam bagian bumi itu menjadi arena junior internasional nan terus berkembang di area Asia-Pasifik.

Penyelenggaraan tahun ini juga menandai babak baru setelah turnamen memperoleh sanction dari Asia Pacific Golf Confederation (APGC). Status tersebut membuka kesempatan partisipasi pegolf dari 47 negara personil APGC sekaligus meningkatkan nilai kompetitif kejuaraan. Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF), Budiarsa Sastrawinata, menilai kehadiran peserta internasional menjadi kesempatan berbobot bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk merasakan atmosfer persaingan kelas bumi tanpa kudu keluar negeri.

"Kehadiran pegolf muda dari beragam negara memberikan kesempatan nan sangat berbobot bagi atlet-atlet Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kejuaraan internasional nan berkualitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri nan secara konsisten mendukung pengembangan atlet junior Indonesia melalui arena ini," kata Budiarsa, Rabu (3/6).

Menurut dia, pengalaman bertanding melawan pemain-pemain terbaik dari beragam negara menjadi bagian krusial dalam proses pembinaan atlet menuju level nan lebih tinggi.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Ciputra Golfpreneur Foundation, Nararya Ciputra Sastrawinata. Dia menegaskan MCGJWC selama ini telah menjadi jembatan bagi pegolf muda Indonesia untuk beradaptasi dengan standar kejuaraan internasional sejak usia dini.

"Dengan semakin banyaknya pegolf internasional nan berpartisipasi, atlet-atlet Indonesia mempunyai kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding. Pengalaman tersebut menjadi modal krusial untuk melangkah ke level kejuaraan nan lebih tinggi di masa depan," kata Nararya.

Sementara itu, Ketua Asia Pacific Golf Confederation, Philip Hassall, menyambut masuknya MCGJWC ke dalam jaringan turnamen nan mendapat support APGC. Menurutnya, langkah tersebut bakal meningkatkan daya tarik kejuaraan di mata pegolf junior terbaik area Asia-Pasifik. Dia menambahkan APGC mempunyai beragam mitra strategis dan sumber daya nan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan olahraga golf di area Asia-Pasifik, termasuk melalui pengembangan turnamen junior.

Dukungan terhadap penyelenggaraan MCGJWC diberikan Bank Mandiri nan memasuki tahun kelima kemitraannya dengan Ciputra Golfpreneur Foundation. Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengatakan olahraga menjadi salah satu instrumen krusial dalam membentuk karakter dan daya saing generasi muda Indonesia.

"Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menciptakan nilai tumbuh bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga nasional nan berkelanjutan," ujar Adhika. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia