Pedagang Sparepart Motor Kebon Jeruk 3 Pilih Toko Fisik, Enggan Ikut Marketplace

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Toko Aneka Sakti di Jalan Kebon Jeruk (Bonjer) Tiga, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Toko sparepart motor di Jalan Kebon Jeruk (Bonjer) Tiga rupanya mulai mengalami penurunan jumlah pembeli akibat maraknya penjualan lewat marketplace. Namun sejumlah pedagang tetap mempertahankan penjualan secara langsung di toko lantaran dianggap punya beberapa kelebihan.

Salah satunya Aneka Sakti nan tidak ikut membuka penjualan melalui platform online. Pemilik toko, Ignes, mengungkapkan bahwa menjual suku cadang secara daring justru membikin proses operasional menjadi lebih rumit.

“Kita tidak mau jual online lantaran ribet kudu kemas lagi. Di sini juga ada karyawan, takut kelak ada kesalahan. Kami konsentrasi jualan secara langsung saja,” kata Ignes saat dijumpai di Jakarta Barat, Jumat (14/8).

Ia menjelaskan, upaya onderdil motor mempunyai tantangan tersendiri untuk dijual secara daring. Konsumen perlu memastikan peralatan nan dibeli sesuai dengan jenis motornya. Perbedaan mini saja pada jenis kendaraan bisa membikin sebuah komponen tidak dapat dipasang.

Suasana Jalan Kebon Jeruk (Bonjer) Tiga, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

“Sparepart itu tidak gampang, beda sedikit saja tidak bisa dipakai. Orang tetap perlu datang ke sini untuk lihat dan mencocokkan tipenya. Ada orang nan tidak mau online lantaran takut barangnya tidak benar. Kalau beli di toko, dia lebih percaya lantaran bisa lihat barangnya langsung," jelasnya.

Adapun, aspek nilai menjadi salah satu argumen konsumen beranjak ke marketplace. Ignes menyebut perbedaan nilai di toko bentuk dan online kadang cukup susah untuk diikuti karena penjual toko mempunyai kalkulasi modal dan untung sendiri.

“Kadang online bisa lebih murah banyak, padahal kami tahu modalnya berapa. Kami tidak mungkin jual di bawah modal,” imbuhnya singkat.

Toko sparepart motor trail di Jalan Kebon Jeruk (Bonjer) Tiga, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Keberadaan toko bentuk nyatanya tetap memberikan kepercayaan untuk sebagian konsumen nan cemas ketika shopping daring. Ignes berkata, ada pengguna nan tetap memilih datang ke tokonya lantaran sudah mengenal peralatan dan penjualnya.

Di sisi lain, Aneka Sakti juga turut memberi ruang bagi penduduk sekitar untuk mencari penghasilan melalui jasa pemasangan sparepart di depan toko. Jasa ini dikelola secara berdikari oleh penduduk dan tidak menjadi bagian dari upaya Aneka Sakti.

"Jasa pasang di depan toko itu bukan punya kami, itu orang luar. Kami tidak termasuk pasang, hanya jual saja. Kami kasih dia nongkrong di sini untuk cari nafkah, kami tidak ambil persenan. Kalau shopping di sini boleh pakai jasa pasang di depan boleh tidak, kami tidak mengikat," jelas Ignes.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan