PDIP Buka Bulan Bung Karno, Bicara Kolonialisme dan Demokrasi

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri pembukaan Bulan Bung Karno 2026 di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam kesempatan itu, Hasto menyebut Pancasila merupakan gugatan terhadap imperialisme dan kolonialisme.

Acara tersebut mengusung tema "Bung Karno Milik Kita Semua!" dan dimulai pukul 09.00 WIB, Selasa (2/6/2026). Hasto didampingi Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning dan Kepala Badan Sejarah PDIP Bonnie Triyana. Jajaran PDIP Banten datang berbareng dengan para pengurus serta kader, dipimpin Ketua dan Sekretarisnya, Ade Sumardi serta Wanto Sugito.

Dia menjelaskan pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 adalah gugatan terhadap imperialisme dan kolonialisme nan bekerja ratusan tahun di Indonesia. Hasto juga menyoroti warisan Multatuli nan melalui tulisan Max Havelaar (1860) bisa mengguncangkan Belanda hingga melahirkan politik etis.

"Pancasila bukan hanya ideologi bangsa, tetapi Pancasila juga kudu membangun suatu tata bumi baru," tegas Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyoroti kondisi kerakyatan saat ini. Dia mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan dan ruang kerakyatan agar tetap berpihak kepada rakyat.

"Ketika ada pihak manapun nan mencoba menghancurkan kebebasan kita untuk memihak kepentingan rakyat, itu tanda-tanda hadirnya kolonialisme baru dalam sistem sosial politik kita," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengatakan dirinya berdiri di gedung di mana Multatuli menorehkan pena untuk melawan penindasan terhadap rakyat Lebak. Dia mengaitkan Multatuli, Bung Karno, dan Baduy sebagai tiga warisan Lebak.

"Multatuli melalui pena, Bung Karno melalui pidato, tujuannya sama: menegakkan keadilan. Saya jawab tegas: keduanya pembela nan lemah," ujarnya.

Dia juga menambahkan warisan ketiga, adalah Baduy dengan kejujurannya. Menurutnya, di hati masyarakat Baduy, Pancasila merupakan aliran nan hidup.

"Tidak tertulis di kertas, tetapi dijalankan dalam laku setiap hari. Jujur pada alam, jujur pada janji, jujur pada sesama. Itulah prinsip kejujuran. Baduy adalah Pancasila nan hidup," kata Amir Hamzah.

Pembukaan Bulan Bung Karno 2026 diisi dengan pameran foto, surat, dan komik Bung Karno di area Museum Multatuli. Rangkaian pembukaan ditutup dengan pangkas tumpeng dan foto bersama. (amw/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News