Jakarta -
Ketua DPP PSI Bestari Barus nan menyebut rencana penyematan jaket PSI kepada Presiden ke-7 RI, Jokowi penanda tak lagi berbareng PDIP. Politisi PDIP Guntur Romli menegaskan bahwa Jokowi sudah dipecat pada Desember 2024.
"Saya koreksi judulnya, Jokowi bukan hanya tidak lagi berbareng PDI Perjuangan, tapi Jokowi sudah dipecat oleh PDI Perjuangan, berbareng Gibran, Bobby dan 27 lainnya pada Desember 2024, lantaran pelanggaran konstitusional, pelanggaran terhadap AD/ART dan peraturan partai," ujar Guntur saat dihubungi, Minggu (14/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Jokowi bukan keluar dari PDI Perjuangan alias mundur, tapi dipecat lantaran pelanggaran. Karena dia sudah dipecat, maka bukan menjadi urusan PDI Perjuangan dia mau tidak berpartai alias berpartai lagi," tambahnya.
Kemudian, Guntur juga mengungkit bahwa pengikut Jokowi saat tetap di PDIP, tak mau disebut sebagai petugas partai. Dia menyentil perihal tersebut.
"Cuma mau mengingatkan, dulu pendukung Jokowi tidak mau Jokowi disebut 'petugas partai' saat berbareng PDI Perjuangan, itu hinaan katanya. Maka dengan Jokowi masuk partai hanya untuk kepentingan elektoral partai itu, artinya ludah dijilat di sini," katanya.
Lebih lanjut, dia juga menyinggung posisi Jokowi di PSI, nan dianggapnya sebagai pelayan saja.
"Bedanya 'petugas partai' Jokowi sebagai orang partai (PDI Perjuangan) ditugaskan untuk kepentingan rakyat dan negara. "Jongos partai" Jokowi sebagai orang partai (PSI) hanya bekerja untuk kepentingan elektoral partai, itu saja," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan partainya bakal segera melakukan penyematan jaket PSI kepada Jokowi sebagai tanda resminya menjadi Ketua Dewan Pembina. Bestari mengatakan penyematan jaket itu juga menjadi penanda Jokowi tak lagi berbareng PDIP.
Bestari mengatakan penyematan jaket bakal dilakukan Ketum PSI Kaesang Pangarep. Namun Bestari belum memastikan kapan tepatnya penyematan jaket tersebut.
"Ya, bisa seperti itu (sebelum keliling), bisa mengalir. nan paling krusial adalah bahwa menjadi permakluman publik Pak Jokowi itu bukan sekadar kata-kata saja," kata Bestari kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
"Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum, itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah berbareng PSI dan tidak lagi berbareng PDI," sambungnya.
(azh/dhn)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·