Pengemudi Fortuner Penabrak Motor di Ciledug Ternyata Buronan Kasus Narkoba

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Fatah Afrial/kumparan

Beredar video nan memperlihatkan mobil Toyota Fortuner putih menabrak sejumlah kendaraan di area Universitas Budi Luhur (UBL), Petukangan, menuju Ciledug pada Jumat (13/6) malam. Mobil itu kemudian dikejar penduduk di sekitar lokasi.

Dari narasi nan beredar, mobil tersebut disebut terlibat tabrak lari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto meluruskan berita tersebut. Ia mengatakan pengemudi Fortuner itu merupakan terduga pelaku kasus narkoba nan tengah dikejar Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

"Berdasarkan info awal nan kami terima, kejadian tersebut bukan peristiwa tabrak lari murni," kata Budi dalam keterangannya, Minggu (14/6).

Budi menjelaskan, peristiwa bermulai saat polisi melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku kasus narkoba. Namun, salah satu terduga pelaku melarikan diri menggunakan mobil Toyota Fortuner putih sehingga petugas melakukan pengejaran.

"Peristiwa itu merupakan rangkaian penindakan perkara dugaan penyalahgunaan narkoba oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Saat dilakukan upaya penangkapan, salah satu terduga pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat jenis Toyota Fortuner warna putih sehingga dilakukan pengejaran oleh petugas," ujarnya.

Dalam proses pengejaran, kata Budi, kendaraan tersebut diduga sempat menabrak sejumlah pengendara motor sebelum akhirnya berakhir setelah menghantam trotoar di area Puri Beta 2, Ciledug.

"Dalam proses pengejaran, kendaraan terduga pelaku diduga sempat menabrak beberapa pengendara motor hingga akhirnya berakhir setelah menabrak trotoar di area Puri Beta 2, Ciledug," ucapnya.

Setelah kendaraan berhenti, situasi di letak sempat memanas. Berdasarkan video nan beredar, penduduk dan sejumlah orang nan diduga menjadi korban mengejar kendaraan tersebut hingga mengerubunginya.

"Di lokasi, terjadi reaksi dari penduduk terhadap terduga pelaku. Petugas kemudian segera melakukan pemindahan dan membawa nan berkepentingan ke RS Sari Asih untuk mendapatkan penanganan medis," kata Budi.

Saat ini, polisi tetap mendalami kasus tersebut.

"Saat ini perkara tetap dalam penanganan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan dan info lebih lanjut tetap didalami," tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan