PB ORADO mulai sosialisasikan domino sebagai bagian olahraga prestasi di SMPN 30 Batam untuk menjaring minat generasi muda dan pelajar.(Dok. Istimewa)
PERJALANAN olahraga domino di Indonesia resmi memasuki babak baru. Setelah sah menjadi personil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sejak Mei lalu, Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) sekarang tancap gas membangun ekosistem olahraga nan profesional. Langkah awal ini dimulai dengan menyasar generasi muda melalui sosialisasi di SMP Negeri 30 Kota Batam.
Kegiatan ini bermaksud untuk mengubah stigma domino dari sekadar permainan pengisi waktu senggang menjadi bagian olahraga prestasi nan terstruktur. Ketua ORADO Provinsi Kepulauan Riau, Rizki Faisal, menegaskan pentingnya memperkenalkan domino sebagai instrumen edukatif bagi pelajar.
Menurut Rizki Faisal, nan juga merupakan personil Komisi III DPR RI, domino mempunyai nilai filosofis nan kuat dalam melatih keahlian berpikir strategis dan kerja sama tim. Ia berambisi melalui sekolah-sekolah, bakal lahir ruang hubungan nan sehat bagi para siswa.
“Kami mau memastikan generasi muda mengenal domino sebagai permainan nan positif, edukatif, dan membangun karakter. Melalui aktivitas seperti ini, kami berambisi lahir ruang-ruang hubungan nan sehat, kreatif, dan berfaedah bagi pelajar,” ujar Rizki Faisal dalam keterangan resminya, Kamis (11/6).
Poin Utama Sosialisasi PB ORADO:
- Status: Anggota resmi KONI Pusat (sejak Mei 2026).
- Lokasi Sosialisasi: SMP Negeri 30 Kota Batam, Kepulauan Riau.
- Target: Pelajar (Generasi Milenial dan Gen Z), Mahasiswa, dan Komunitas.
- Visi: Membangun domino sebagai olahraga profesional, sportif, dan berkarakter.
Kehadiran John LBF dan Antusiasme Siswa
Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua Bidang Humas Pengurus Besar ORADO Indonesia, Henry Kurnia Adhi alias nan berkawan disapa John LBF. Di hadapan sekitar 1.000 siswa dan guru, John LBF memperkenalkan identitas ORADO Indonesia sebagai wadah resmi pengembangan talenta domino nan sportif.
Suasana semakin meriah dengan adanya sesi interaktif. Peserta nan bisa menjawab pertanyaan seputar bumi domino mendapatkan apresiasi berupa bingkisan duit tunai sebesar Rp500 ribu. Tidak hanya teori, para siswa dan pembimbing juga terlibat langsung dalam praktik permainan domino nan mengedepankan konsentrasi dan strategi.
Rizki Faisal menambahkan bahwa agenda sosialisasi ini tidak bakal berakhir di Batam. PB ORADO berencana memperluas jangkauan ke beragam kampus dan organisasi di seluruh wilayah Kepulauan Riau guna memastikan domino dikenal sebagai aktivitas positif nan bisa membangun disiplin bagi generasi muda.
| Penyelenggara | PB ORADO & ORADO Kepri |
| Peserta | ± 1.000 Siswa dan Guru |
| Materi Utama | Sportivitas, Strategi, dan Kerja Sama Tim |
| Mata Uang Hadiah | Mata Uang Rupiah |
Dengan langkah masif ini, PB ORADO optimistis domino Indonesia dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi nan bisa bersaing di level nasional maupun internasional di bawah naungan KONI. (I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·