Paviliun Artha Graha Bawa Misi Edukasi Fauna ke Pasar Wiwitan SCBD

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

The Local Market berbareng Creative Event Entertainment kembali menggelar Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta. Gelaran bulan keenam ini terasa spesial berkah hadirnya Paviliun Artha Graha Peduli nan membawa misi edukasi hewan dan inklusivitas.

Daya tarik utama bulan ini berpusat pada kehadiran Paviliun Artha Graha Peduli. Selain konsentrasi pada lingkungan, paviliun ini turut menjadi etalase ragam produk unggulan hasil karya penduduk lokal. Pengunjung dapat menemukan dan mencicipi langsung produk autentik kebanggaan wilayah seperti kopi jahe.

Pelestarian hewan juga ditonjolkan melalui program rehabilitasi enam ekor harimau Sumatera di pusat konservasi Artha Graha. Keenam satwa langka tersebut dipersiapkan secara intensif untuk segera dilepasliarkan kembali ke alam liar. Pihak penyelenggara sengaja menyisipkan komponen edukasi ini di tengah kemeriahan ratusan UMKM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Pasar Wiwitan ini kami juga ada Edu Corner di Paviliun Artha Graha Peduli untuk aktivitas edukasi anak-anak. Kami berikan pengenalan fauna, perkenalan tim rescue, master cilik, hingga pemadam kebakaran," ungkap Ketua The Local Market Pribadi Ananta di Pasar Wiwitan.

Adapun Pasar Wiwitan mempunyai konsep sangat berbeda dibandingkan pagelaran reguler di area upaya tersebut. Acara eksklusif ini hanya diselenggarakan sebulan sekali selama dua hari berturut-turut. Kehadirannya sukses mengubah wajah kaku pusat upaya menjadi ruang hubungan publik nan hangat.

Pihak penyelenggara menyebut aktivitas ini dirancang sebagai ruang jumpa inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah sebagai hub alias penghubung pelaku UMKM dan ekonomi imajinatif untuk melakukan showcase. SCBD adalah tempat nan inklusif, terbuka untuk semua kalangan melakukan aktivitas ekonomi dan budaya," jelas Pribadi.

Pasar Wiwitan SCBD secara keseluruhan melibatkan 203 jenama lokal hasil kurasi ketat. Sinergi antara pengelola kawasan, Artha Graha Network, dan pelaku ekonomi imajinatif terbukti bisa menciptakan ruang rekreasi alternatif. Rangkaian aktivitas ini dipastikan terus bergulir demi memajukan kemandirian perajin lokal.

Tingginya antusiasme penduduk membuka kesempatan bagi pelaku upaya lain untuk berperan-serta pada gelaran bulan berikutnya. Pengelola telah menyediakan kanal info resmi bagi para UMKM nan tertarik berasosiasi memamerkan karyanya.

"Kami mempunyai portal, website, dan channel media sosial nan bisa dikontak kapan pun. Kami selalu membuka tangan terbuka kepada teman-teman pelaku ekonomi imajinatif maupun UMKM untuk terlibat dalam aktivitas kami," tutur Pribadi.

Kemeriahan di sekitar paviliun semakin komplit dengan hadirnya pentas drama musikal kawan-kawan spesial. Yayasan Ruang Talenta Inklusif Indonesia sukses memukau visitor lewat pagelaran berjudul 'Aku, Kamu, Berharga dan Mulia'. Penampilan anak-anak spesial ini sekaligus menjadi ruang apresiasi dan momentum penggalangan bantuan publik.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Ruang Talenta Inklusif Indonesia Mary Nainggolan memandang panggung apresiasi ini sangat krusial bagi produktivitas anak didiknya.

"Kami adalah wadah bagi anak-anak berkebutuhan unik berkumpul untuk bersama-sama mempersiapkan hati untuk berkarya. Mereka dibukakan kesempatan kesempatan nan sebesar-besarnya," ungkap Mary.

Ia meyakini potensi besar bakal selalu muncul jika lingkungan mau memberikan ruang berekspresi secara setara. Kolaborasi inklusif dengan pengelola area dinilai menjadi langkah positif nan patut terus direplikasi.

"Saya pribadi memandang ada intan permata luar biasa muncul di mereka jika kita kasih kesempatan. Kami berambisi partisipasi ini membukakan kesempatan buat anak-anak kita tercinta menjadi berkah bagi semuanya," papar Mary.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News