Patroli Dini Hari, Brimob Polda Metro Amankan Balap Liar-Narkoba Sintetis

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Tangerang - Brimob Polda Metro Jaya berbareng Tim Perintis Presisi Polres Tangerang Kota mengamankan tiga remaja di bawah umur nan diduga hendak balap liar dan seorang laki-laki nan membawa tembakau sintetis. Keempat orang tersebut diamankan saat tim campuran patroli awal hari tadi.

Mulanya tim campuran menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di Tangerang Kota. Sasarannya adalah mencegah tawuran, balap liar hingga kejahatan jalanan.

"Patroli ini rutin kami lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kondusif," kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Petugas menyasar area Cimone Jaya, Victoria Residence, hingga sekitar rumah duka Boen Tek Bio. Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki di Jalan Pantura Sukarasa nan kedapatan membawa narkotika jenis sintetis seberat 15 gram, serta satu unit telepon genggam.

Selain itu, petugas juga mengamankan tiga remaja di bawah umur nan diduga hendak melakukan balap liar di wilayah Karawaci. Henik mengatakan patroli awal hari bakal terus ditingkatkan untuk menekan potensi gangguan kamtibmas.

"Kehadiran personel di lapangan diharapkan bisa mencegah tindakan balap liar, tawuran, maupun tindak pidana lainnya nan meresahkan masyarakat," ujarnya.

Brimob Polda Metro Jaya juga menggagalkan tindakan tawuran di area Serpong, Tangerang Selatan, awal hari tadi. Sebanyak 7 pemuda diamankan lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat konvoi di Jalan Ciater Raya.

"Polri menyita empat celurit, satu stik golf, tiga sepeda motor, dan lima telepon genggam," ujarnya.

Petugas awalnya melaksanakan patroli rayonisasi Operasi Pekat Jaya 2026 berbareng jejeran Polres Metro Tangerang Selatan di sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar. Saat melintas di area Serpong sekitar pukul 02.15 WIB, petugas mendapati sekelompok pemuda konvoi sembari membawa senjata tajam.

"Menyadari kehadiran polisi, golongan tersebut langsung kabur hingga dilakukan pengejaran," ujar Henik.

"Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran dan kejahatan jalanan. Kami tidak bakal memberi ruang bagi pelaku nan membawa senjata tajam dan membahayakan masyarakat," tambahnya.

Brimob Polda juga mengamankan 4 remaja nan diduga terlibat peredaran tembakau sintetis di Bekasi Kota, awal hari tadi. Penindakan ini berasal dari patroli rutin di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas.

"Personel lebih dulu menghentikan tiga remaja nan kedapatan melanggar patokan lampau lintas di Jalan Ampera. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan dua balut mini tembakau sintetis dari para remaja tersebut," ucapnya.

Dari hasil interogasi di letak tersebut, Henik mengatakan salah satu remaja mengaku dan menunjukkan keberadaan diduga bandar di area Aren Jaya, Bekasi Timur. Petugas lampau bergerak melakukan pengembangan hingga mengamankan satu orang nan diduga sebagai bandar serta dua lainnya nan berkedudukan sebagai pengedar dan kurir.

"Setiap temuan di lapangan langsung kami tindaklanjuti sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," ucapnya.

Petugas mengamankan peralatan bukti berupa dua paket tembakau sintetis, empat unit handphone, serta dua sepeda motor nan diduga digunakan dalam aktivitas peredaran. Semua terduga pelaku dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba.

Lebih lanjut, Brimob Polda juga mengamankan dua laki-laki nan diduga membawa obat terlarang saat patroli KRYD di area Jakarta Timur, awal hari tadi. Keduanya diamankan di Jalan Raya PKP, Ciracas, Pasar Rebo, setelah petugas mencurigai gerak-gerik mereka saat melintas di letak tersebut.

"Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan 14 strip obat jenis Tramadol serta lima klip berisi tembakau sintetis," ujarnya.

Henik mengatakan dua laki-laki itu kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polri mengimbau masyarakat agar segera melapor saat menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110.

"Patroli malam hingga awal hari terus kami tingkatkan di titik-titik rawan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa terlindungi," ujarnya. (mib/aud)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News