Warga melakukan transaksi di KDKMP.(Dok spesial )
WAKIL Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, meninjau gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Meruya Selatan, Jakarta Barat, pada Kamis (15/10). Kunjungan ini dilakukan untuk memandang langsung peran koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengembangkan potensi ekonomi di tingkat Desa/ Kelurahan.
KDKMP tidak hanya menjual kebutuhan sehari-hari dan produk upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah tersebut, tetapi juga menghadirkan jasa daya melalui penyediaan LPG nan disuplai oleh PT Pertamina Patra Niaga. Kehadiran produk LPG di gerai KDKMP memperluas pilihan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kegunaan koperasi sebagai pusat jasa ekonomi berbasis komunitas.
Aminuddin mengapresiasi pengelolaan KDKMP Meruya Selatan nan bisa menggabungkan penjualan kebutuhan pokok, pemasaran produk UMKM, dan jasa daya bagi masyarakat.
“Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain,” ujar Aminuddin dikutip dari siaran pers nan diterima, Jumat (16/10).
Rangkaian ke KDKMP Meruya, kunjungan juga dilakukan ke 4 letak lainnya di wilayah Jakarta & Banten ialah KDKMP Cakung Timur, KDKMP Cipedak, KDKMP Bintaro, KDKMP Pondok Aren, dan KDKMP Meruya Timur. Peninjauan dihadiri langsung oleh Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, serta Direktur Penunjang Bisnis, Putut Andriatno.
Tenny menjelaskan, Pertamina Patra Niaga mendukung KDKMP dengan menghadirkan produk LPG di outlet LPG sebagai bagian dari penguatan jaringan pengedaran daya sesuai izin dan pengarahan pemerintah. Dukungan tersebut mencakup penyediaan tabung LPG Bright Gas maupun LPG 3 kg melalui jaringan outlet KDKMP.
“Saat ini, KDKMP telah menjadi outlet LPG di nyaris seluruh wilayah nasional. Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP, dan kami berambisi jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan daya masyarakat,” terang Tenny. Kehadiran produk LPG di gerai KDKMP juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Suwanto, penduduk nan membeli LPG 3 kg di KDKMP Bintaro, menilai jasa tersebut memberikan kemudahan lantaran letak outlet LPG berada dekat dengan tempat tinggal warga.
“Alhamdulillah, adanya LPG ini sangat membantu warga. Lokasinya juga dekat, sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami. Semoga program ini semakin maju dan melangkah lancar,” tutur Suwanto.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 966 KDKMP telah menjadi outlet LPG 3 kg. Penyaluran tersebut didukung oleh 285 pemasok penyalur nan memasok LPG 3 kg ke outlet KDKMP.
Kolaborasi antara BP BUMN, KDKMP, dan Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa koperasi dapat menjalankan kegunaan nan lebih luas sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain membuka akses pasar bagi produk UMKM, KDKMP juga mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan daya melalui penyediaan LPG di tingkat kelurahan. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·