Pasar Jaya Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Lebih Modern dan Fungsional

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pasar Jaya Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Lebih Modern dan Fungsional ilustrasi.(MI)

PASAR Sunter Podomoro, Jakarta Utara, bakal berganti wajah. Perumda Pasar Jaya bakal merevitalisasi pasar nan telah berumur lebih dari tiga dasawarsa itu dengan konsep modern, mulai dari pembenahan struktur bangunan, penataan gerai dan los, sistem kelistrikan, hingga area parkir.

Revitalisasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercantik bangunan. Penataan menyeluruh diarahkan untuk menciptakan pasar nan lebih aman, tertib, nyaman bagi pengunjung, sekaligus meningkatkan daya saing dan potensi omzet pedagang.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan konsep revitalisasi telah disiapkan secara menyeluruh. Perbaikan bakal dimulai dari aspek struktur gedung hingga tata ruang perdagangan.

“Transformasi arsitektur dan kekuatan struktur revitalisasi ini tidak hanya mempercantik, tetapi juga memastikan keamanan,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8).

Tahap awal difokuskan pada perkuatan struktur gedung eksisting. Selanjutnya, Perumda Pasar Jaya memperbarui bagian sipil dan arsitektur, termasuk mengganti kebinasaan dengan kreasi nan lebih modern dan fungsional.

Perubahan juga menyasar sistem mekanikal dan elektrikal (M&E). Seluruh sistem bakal diperbarui dan ditata lebih terpusat untuk meningkatkan keamanan sekaligus menekan akibat gangguan dan kebakaran.

“Seluruh sistem mekanikal dan elektrikal (M&E) gedung bakal diperbarui dan diganti. Sistem ini bakal ditata ulang agar lebih rapi dan terpusat sehingga meminimalisasi akibat gangguan dan ancaman kebakaran,” ujarnya.

Dari sisi perdagangan, Perumda Pasar Jaya bakal merombak pola penataan gerai dan los. Pedagang bakal dikelompokkan berasas kategori peralatan dagangan sehingga visitor lebih mudah mencari kebutuhan.

“Konsep baru ini merancang ulang penataan gerai di lantai dasar dan los di lantai satu. Perumda Pasar Jaya bakal menerapkan zonasi letak dagangan berasas kategori jenis barang,” terang Agus.

Penataan tersebut diharapkan menghilangkan kesan pasar nan semrawut. Sirkulasi visitor bakal dibuat lebih jelas, sementara pengelompokan jenis dagangan memungkinkan pembeli menemukan kebutuhan secara lebih sigap dan nyaman.

Area parkir pun tidak luput dari pembenahan. Jalur kendaraan bakal ditata ulang untuk memperlancar pergerakan mobil dan sepeda motor sekaligus mengoptimalkan kapabilitas parkir.

“Pola jalur kendaraan bakal diatur sedemikian rupa agar sirkulasi keluar-masuk kendaraan tertata rapi, tidak macet, dan kapabilitas ruang parkir menjadi lebih optimal,” kata Agus.

Menurut Agus, wajah baru Pasar Sunter Podomoro diharapkan bisa mengubah persepsi terhadap pasar tradisional. Fasilitas nan bersih, tertata dan modern diyakini dapat menarik lebih banyak visitor sekaligus membuka kesempatan peningkatan omzet pedagang.

“Dalam pelaksanaannya, Perumda Pasar Jaya juga berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh tahapan revitalisasi melangkah secara adil, transparan, profesional, dan kondusif bagi semua pihak,” ujarnya.

Pasar Sunter Podomoro bukan pasar baru bagi penduduk Jakarta Utara. Berdiri sejak 1992, pasar tersebut telah menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat selama lebih dari 30 tahun.

Pasar itu berdiri di atas lahan 9.239 meter persegi dengan luas gedung 8.141,48 meter persegi nan terdiri atas 2,5 lantai. Melalui revitalisasi, Pasar Sunter Podomoro ditargetkan tidak sekadar mempunyai wajah baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbelanja nan lebih aman, tertib, dan nyaman bagi penduduk serta ruang upaya nan lebih kompetitif bagi pedagang. (Far/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia