Jakarta -
Industri kecantikan dunia sekarang semakin bergerak menuju era science-backed beauty, ialah pengembangan produk nan didasarkan pada riset dan karakter biologis manusia. Menjawab tren ini, ParagonCorp berbareng Corpora Science berkerja sama mengembangkan pendekatan multi-omics dalam riset kecantikan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat riset kecantikan berbasis sains di Indonesia. Kolaborasi ini juga melanjutkan riset lanjutan (advanced research) ParagonCorp nan telah dimulai sejak 2021 melalui penelitian genomik kulit masyarakat Indonesia.
Hasil riset tersebut kemudian menjadi salah satu landasan dalam pengembangan penemuan produk ParagonCorp nan diluncurkan pada 2024. Kini, ParagonCorp melanjutkan riset dengan mengembangkan pendekatan multi-omics untuk memperoleh pemahaman nan lebih menyeluruh mengenai beragam aspek biologis nan memengaruhi kondisi kulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ParagonCorp Dorong Riset Beauty Berbasis Sains Lewat Multi-Omics Foto: ParagonCorp
CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa mengungkapkan ParagonCorp meyakini penemuan nan berarti lahir dari fondasi pengetahuan pengetahuan nan kuat. Oleh lantaran itu, perusahaan terus memperkuat kapabilitas riset melalui kerjasama guna mendorong lahirnya penemuan berbasis sains di Indonesia.
"Bagi ParagonCorp, kerjasama ini bukan sekadar penandatanganan kerja sama, melainkan langkah awal membangun ekosistem riset nan semakin kuat di Indonesia. Kami berambisi semakin banyak penelitian bergengsi bumi dapat lahir dari Indonesia, dimulai dari Yogyakarta. Pengembangan ekosistem riset merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk menghadirkan penemuan nan betul-betul berfaedah dan relevan bagi masyarakat," ujar dr. Sari dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Lebih lanjut, dr. Sari menjelaskan kerjasama ini menjadi milestone dalam membangun fondasi riset jangka panjang ParagonCorp. Perusahaan memandang penguatan kapabilitas ilmiah sebagai proses berkepanjangan agar setiap penemuan mempunyai landasan penelitian nan komprehensif dan relevan dengan karakter masyarakat Indonesia.
"Perjalanan dari genomik menuju multi-omics mengingatkan kami bahwa membangun pengetahuan pengetahuan tidak pernah instan. Setiap tahapan riset adalah fondasi nan memungkinkan kita memahami manusia dengan lebih utuh dan menghadirkan penemuan nan semakin berbasis sains, sehingga dapat semakin personalized, precise, dan relevant bagi konsumen," lanjutnya.
Mengenal Multi-omics dalam Riset Kecantikan
Multi-omics merupakan pendekatan riset nan menggabungkan beragam lapisan info biologis untuk memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh. Pendekatan ini mencakup info seperti genomik, metabolomik, proteomik, dan lipidomik, sehingga peneliti dapat memandang keterkaitan beragam proses biologis nan terjadi di dalam tubuh.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan lantaran kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi oleh aspek genetik. Paparan sinar matahari, suasana tropis, lingkungan, style hidup, pola aktivitas, hingga beragam proses biologis di dalam tubuh turut membentuk karakter kulit setiap individu. Karena itu, pemahaman nan lebih menyeluruh terhadap masyarakat Indonesia menjadi fondasi krusial dalam menghadirkan penemuan nan semakin relevan dengan kebutuhan konsumen.
Melalui kerja sama ini, ParagonCorp dan Corpora Science bakal mengembangkan penelitian berbasis multi-omics nan menghubungkan beragam lapisan info biologis secara bertahap. Kolaborasi juga mencakup pemanfaatan akomodasi laboratorium, pertukaran pengetahuan dan skill antarpeneliti, pengembangan metodologi penelitian, serta penyusunan publikasi ilmiah bersama. Dengan sinergi antara industri dan lembaga riset, kedua lembaga berambisi dapat memperkuat kapabilitas penelitian sekaligus mendorong berkembangnya ekosistem riset beauty berbasis sains di Indonesia.
ParagonCorp Dorong Riset Beauty Berbasis Sains Lewat Multi-Omics Foto: ParagonCorp
Direktur Operasional Corpora Science, Saptogiri mengatakan kemajuan riset memerlukan kerjasama nan bisa mempertemukan beragam disiplin pengetahuan dan kompetensi.
"Setiap lapisan info biologis memberikan info nan berbeda. Ketika beragam info tersebut mulai dihubungkan, kita dapat memperoleh pemahaman nan lebih menyeluruh mengenai proses biologis nan terjadi. Kapabilitas seperti ini tidak dapat dibangun secara instan, tetapi melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan metode penelitian nan berkelanjutan," ungkapnya.
Selain memperkuat pengembangan riset, kerjasama ini juga diharapkan dapat memperluas ekosistem penelitian nasional melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, penguatan jejaring antara industri dan lembaga riset, serta lahirnya publikasi ilmiah nan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan pengetahuan pengetahuan di Indonesia.
Bagi ParagonCorp, investasi pada riset merupakan investasi jangka panjang. Perjalanan dari penelitian genomik pada 2021 hingga pengembangan pendekatan multi-omics hari ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus membangun fondasi pengetahuan pengetahuan nan menjadi dasar setiap inovasi. Melalui kerjasama nan berkelanjutan, ParagonCorp berambisi dapat memperkuat kapabilitas riset Indonesia sekaligus menghadirkan penemuan beauty berbasis sains nan semakin relevan bagi masyarakat Indonesia di masa depan.
(ega/ega)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·