Panitia Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Nuh mengatakan Muktamar ke-35 NU telah melangkah dengan baik. Nuh mengatakan panitia memanfaatkan teknologi cip untuk mengantisipasi peserta gelap.
Nuh mengatakan perihal itu dilakukan untuk mengatasi masalah kepesertaan dalam Muktamar NU nan disebutnya kerap memancing keriuhan. Dia mengatakan kadang ada orang nan tak terdaftar, namun datang ke arena Muktamar NU.
"Sehingga dari situ, publikasi SK-SK kita kawal bersama-sama sampai pada akhirnya diterbitkan DPS nan tadi Gus Ipul sudah menyampaikan, daftar peserta sementara, dua kali kita terbitkan DPS itu, dan terakhir DPT, daftar peserta tetap. Dari DPT itulah akhirnya disiapkan ini, ya kartu ini, kartu sakti ya, nan berbasis cip, berbasis IT, sehingga siapapun nan punya alias nan sah sesuai SK itu pasti dapat ini," kata Nuh dalam konvensi pers di instansi PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, peserta nan tak ada SK tidak bakal dapat 'kartu sakti' tersebut. Nuh menyebut kartu itu dipakai sebagai kartu akses masuk ke arena sidang pleno maupun komisi.
"Dipastikan semuanya terdaftar sebagai peserta ataupun peninjau sehingga tidak ada peserta gelap, semuanya terdata dengan baik. Alhamdulillah dengan kehadiran kartu ini proses pemilihan pun juga bisa berjalan dengan sangat baik," jelas Nuh.
Nuh mengungkap sejumlah pesan dalam Muktamar NU. Misalnya, soal roadmap NU hingga 2050.
"Pertama, mau betul kerumunan massa nan jumlahnya luar biasa lantaran memang setiap kali kita misal ini video tampilan Nahdlatul Ulama pasti nan ditampilkan adalah jumlah massa nan sangat luar biasa lantaran memang jumlah massa kita luar biasa pula, mau diubah jadi kekuatan produktif," katanya.
Rekomendasi selanjutnya adalah transformasi pesantren. Menurut dia, pesantren merupakan modal untuk masa depan lebih baik.
"Gimana caranya kita transform pesantren nan sangat luar biasa itu menjadi pesantren masa depan alias pesantren nan bermasa depan. Itu pekerjaan nan sangat luar biasa pula," ujarnya.
Panitia Muktamar, Alissa Wahid, mengatakan roadmap jangka panjang NU ditentukan hingga 2050. Hal pertama dengan penguatan organisasi.
"Jadi krusial sekali untuk kita bicara penguatan organisasi NU lantaran ini masuk abad kedua dengan tantangan nan berbeda tadi disebutkan oleh Pak Nuh ada soal gen Z, ada soal abad digital, ada soal perkembangan geopolitik, dan lain-lain. Karena itu, organisasi NU juga perlu untuk beralih bentuk dan melakukan konsolidasi. Itu nan pertama," kata Alissa.
Dia mengatakan NU mau memperkuat peran bagi masyarakat. Dia mengatakan NU juga bakal memperkuat posisi sebagai kekuatan Islam dunia.
"Jadi jika untuk kemaslahatan bangsa tentu saja selain pembelaan kebijakan publik, memastikan bahwa kebijakan publik itu memang untuk rakyat, tetapi juga gimana NU mengenai dalam posisi politik, hukum, demokrasi, dan aktivitas masyarakat sipil. Begitu juga positioning NU sebagai salah satu kekuatan Islam moderat di dunia," ujarnya.
Alissa menyebut program NU 2026-2031 bakal mengambil semboyan NU Barokah 2031 alias Berorientasi Jemaah, Amanah, Koheren, Akuntabel, Kesinambungan, Adaptif, dan Handal.
"Jadi apa pun nan kelak bakal menjadi visi dari kepengurusan Rais Aam dan Ketua Umum terpilih di Muktamar ke-35, tetap pokok-pokok hadapan program ini kudu menjadi acuan," ucapnya.
Panitia Muktamar Saifullah Yusuf namalain Gus Ipul mengatakan penyelenggaraan Muktamar NU sukses. Dia mengatakan seluruh agenda nan sudah disusun dapat dilaksanakan dengan support akomodasi nan mencukupi.
"Ini adalah hal-hal nan patut disyukuri. Dengan begitu, saya mau menyampaikan Bapak-Ibu sekalian, seluruh proses Muktamar bisa diikuti dengan baik, demokratis, tanpa ada nan ditinggal, diberi kesempatan semuanya untuk bisa menyampaikan pendapatnya, dan juga nan paling krusial tepat waktu. Semuanya dilewati dengan tepat waktu," ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengatakan susunan kepengurusan PBNU diserahkan kepada Rais Aam dam Ketua Umum terpilih. Mereka diberi waktu 1 bulan.
"Ya diserahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan Ketua Umum terpilih beserta pendamping formatur nan telah ditetapkan," katanya.
(tsy/haf)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·