Panik Penembakan SMP Turki, Murid Lompat dari Jendela Selamatkan Diri

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Kepanikan terjadi kala penembakan massal di sebuah sekolah tingkat menengah, setara SMP, terjadi di Turki. Petugas polisi berseragam dan berpakaian preman mengamankan letak di provinsi Kahramanmaras, Turki tenggara, Rabu (15/4/2026) waktu setempat. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Seorang remaja berumur 14 tahun dilaporkan menembakkan senjata ke murid-murid di sekolah itu dan menewaskan sedikitnya empat orang. Dilaporkan pula lebih dari 20 lainnya terluka. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Menurut Unluer, pelaku datang ke sekolah dengan membawa lima senjata api dan tujuh magasin nan diduga milik ayahnya, seorang mantan polisi. Senjata-senjata tersebut disembunyikan di dalam tas sebelum pelaku memasuki dua ruang kelas nan berisi siswa kelas lima dan menembaki mereka secara membabi buta. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Dari sebuah cuplikan layar dari sebuah video menunjukkan para siswa sempat melompat dari jendela kelas untuk menyelamatkan diri dari saat penembakan terjadi. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Siswa kelas delapan di Turki umumnya berumur 13 hingga 14 tahun, sementara siswa kelas lima berumur sekitar 10 hingga 11 tahun. Dari para korban luka, sedikitnya empat orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan tengah menjalani operasi. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Petugas polisi berseragam dan polisi berpakaian preman mengamankan letak setelah penembakan sekolah nan menewaskan banyak orang, di provinsi Kahramanmaras bagian tenggara, Turki, 15 April 2026. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Gubernur Kahramanmaras, Mukerrem Unluer, mengatakan bahwa korban tewas terdiri dari tiga siswa dan satu guru. Ia menambahkan bahwa pelaku, seorang siswa kelas delapan, mengakhiri hidupnya sendiri di tengah kekacauan nan terjadi. Perlu diketahui, kejadian penembakan di sekolah tergolong jarang terjadi di Turki, sehingga peristiwa ini menimbulkan guncangan luas di masyarakat. Peristiwa Rabu, terjadi setelah penembakan serupa Selasa di provinsi Sanliurfa, ketika seorang mantan siswa melukai sedikitnya 16 orang, termasuk siswa dan guru, sebelum akhirnya bunuh diri. (IHA (Ihlas News Agency) via REUTERS)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News