Panduan Olahraga Ibu Hamil: Manfaat, Waktu Terbaik, dan Nutrisi

Sedang Trending 3 hari yang lalu
 Manfaat, Waktu Terbaik, dan Nutrisi Ilustrasi(magnific)

MENJAGA kebugaran selama masa kehamilan menjadi salah satu kunci krusial untuk mendukung kesehatan ibu dan janin. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Natasya Prameswari, Sp.OG, menekankan bahwa aktivitas bentuk sangat dianjurkan selama tidak ada komplikasi medis.

Menurut Natasya, pemeriksaan awal ke master kandungan adalah syarat utama sebelum memulai rutinitas olahraga.

"Bumil boleh berolahraga andaikan tidak ada penyulit dari pemeriksaan master obgyn sebelumnya," ujarnya dalam sebuah wawancara di Depok, Jawa Barat, dikutip Selasa (16/6).

Waktu Terbaik dan Jenis Olahraga

Meski tidak ada batas usia kehamilan nan kaku untuk memulai olahraga, Natasya menyebut bahwa trimester kedua sering kali menjadi waktu nan paling nyaman bagi ibu hamil. Hal ini lantaran pada trimester pertama, tubuh tetap beradaptasi dengan perubahan hormon nan sering memicu mual, muntah, dan ketidaknyamanan perut.

Memasuki trimester ketiga, intensitas olahraga apalagi boleh ditingkatkan, seperti memperbanyak jalan kaki untuk membantu melancarkan proses persalinan secara tidak langsung. Namun, dia meluruskan dugaan keliru nan berkembang di masyarakat mengenai aktivitas tertentu.

"Olahraga nan sudah dilakukan sebelumnya, misalnya jalan lebih sering, agar mempermudah jalan lahirnya. Tapi memang untuk ngepel jongkok itu sebenarnya mitos," tegasnya.

Prinsip Olahraga bagi Ibu Hamil:

  • Lakukan jenis olahraga nan sudah terbiasa dilakukan sebelum mengandung (misalnya lari alias strength training).
  • Jika melakukan strength training, wajib di bawah pendampingan profesional.
  • Olahraga lari kudu dilakukan secara berjenjang (gradual) dengan memantau degub jantung (heart rate) dan suhu tubuh.

Manfaat Kesehatan dan Durasi nan Dianjurkan

Aktivitas bentuk nan rutin tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga mempunyai akibat klinis nan signifikan bagi kesehatan ibu dan kelancaran persalinan. Berikut adalah ringkasan pedoman dan faedah olahraga berasas penjelasan dr. Natasya:

Parameter Rekomendasi / Manfaat
Durasi Minimal 150 menit dalam seminggu
Manfaat Medis Menurunkan tekanan darah, akibat preeklamsia, dan glukosuria gestasional
Kontrol Berat Badan Mencegah kenaikan berat badan berlebih
Persalinan Mempermudah proses persalinan normal

Keseimbangan Nutrisi

Selain aktivitas fisik, Natasya mengingatkan agar ibu mengandung tidak mengabaikan asupan nutrisi. Ia menyoroti kesalahan umum di mana ibu mengandung sering kali hanya menambah asupan kalori dari karbohidrat dan lemak, namun melupakan unsur gizi krusial lainnya.

"Pada ibu mengandung kudu memperhatikan nutrisi, memperbanyak protein namun bukan berfaedah membikin asupan kalori menjadi berlipat ganda. Seringkali protein dan mikronutriennya tidak diperhatikan," pungkasnya.

Pemenuhan nutrisi kudu tetap disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tubuh selama masa kehamilan agar kesehatan ibu dan janin tetap optimal. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia