
Timnas Iran balas pernyataan Donald Trump. (Foto: Instagram/teammellifootball)
KETEGANGAN politik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sekarang merembet ke lapangan hijau. Presiden AS, Donald Trump, secara terbuka melontarkan pernyataan kontroversial melalui media sosial X nan menyarankan agar Timnas Iran tidak berperan-serta dalam Piala Dunia 2026. Alasan nan dikemukakan Trump adalah demi aspek keamanan dan keselamatan nyawa para pemain Iran sendiri.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi Timur Tengah nan membara sejak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Meski sempat tersiar berita Iran mempertimbangkan untuk mundur akibat dampak serangan tersebut, Team Melli –julukan Timnas Iran– justru memberikan respons nan sangat pedas dan konfrontatif.
1. Kedaulatan FIFA
Melalui akun IG resminya, Timnas Iran menegaskan urusan kepesertaan Piala Dunia adalah kewenangan absolut FIFA, bukan otoritas seorang presiden alias negara tertentu. Mereka menekankan tiket menuju turnamen besar ini diraih melalui perjuangan keringat di lapangan, bukan melalui lobi politik.
"Piala Dunia adalah arena internasional nan sangat berhistoris dan badan nan berkuasa mengatur adalah FIFA, bukan diatur oleh perorangan alias [sebuah] negara," tulis pernyataan resmi tersebut Timnas Iran di akun IG @teammellifootball, Jumat (13/3/2026).
Timnas Iran balas pernyataan Donald trump
Timnas Iran juga mengingatkan bumi bahwa mereka adalah salah satu tim nan paling awal mengamankan posisi di putaran final.
"Tim nasional Iran, dengan kekuatan dan serangkaian kemenangan menentukan nan diraih oleh putra-putra Iran nan pemberani, termasuk sebagai rangkaian tim nan pertama kali memastikan diri lolos ke turnamen besar ini," tegas mereka.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·