PABKI Cetak Rekor MURI, 600 Pisau Menancap Serentak

Sedang Trending 52 menit yang lalu

PABKI Cetak Rekor MURI, 600 Pisau Menancap Serentak

PABKI Cetak Rekor MURI, 600 Pisau Menancap Serentak (Ist)

JAKARTA - Perkumpulan Olahraga Lempar Pisau dan Kapak Indonesia (PABKI) mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah 600 pisau sukses ditancapkan secara serentak ke papan sasaran di Kiara Artha Park, Bandung, Sabtu (29/8/2026).

1. Pecahkan Rekor MURI

Aksi tersebut menjadi pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lempar Pisau dan Kapak nan diikuti ratusan atlet dari beragam daerah. Para juara utama dalam kejuaraan ini bakal memperebutkan bingkisan berupa 12 unit sepeda motor.

Pemecahan rekor melibatkan lebih dari 300 pelempar dari 15 kontingen provinsi di Indonesia. Setiap peserta menggunakan satu set perlengkapan standar kejuaraan nan terdiri atas empat bilah pisau lempar.

Ketua Harian PABKI, Hendri Jay Agustian mengatakan, tindakan tersebut menjadi pencapaian krusial bagi perkembangan olahraga lempar pisau dan kapak di Indonesia. Bahkan, dia menyebutkan, aktivitas tersebut merupakan nan pertama kali dilakukan dalam skala tersebut di dunia.

"Kegiatan MURI nan kami laksanakan ini bisa dikatakan pertama kali di dunia, bukan hanya di Indonesia. Kami memaksimalkan 600 lemparan menancap di sasaran putih. Ini menjadi bukti simbolis sungguh masifnya perkembangan olahraga ini di tanah air," kata Hendri.

Dalam penilaian rekor, PABKI berbareng tim MURI menerapkan pengawasan ketat untuk memastikan setiap lemparan nan sah tercatat. Setiap pisau nan sukses menancap di papan sasaran dihitung sebagai satu poin.

Bahkan, pisau nan sempat menancap kemudian terjatuh akibat tertimpa lemparan berikutnya tetap dinyatakan sah. Penghitungan tersebut dilakukan berasas pengawasan asisten juri nan ditempatkan di sisi kiri dan kanan papan sasaran.

Usai pemecahan rekor, aktivitas dilanjutkan dengan Kejurnas Lempar Pisau dan Kapak nan berjalan selama dua hari. Sebanyak 12 kelas dipertandingkan untuk memperebutkan total 72 gelar juara.

Kejurnas tersebut menggunakan sistem open tournament. Sekitar 85 hingga 90 persen peserta merupakan personil resmi PABKI, sedangkan sisanya berasal dari pelempar umum nonanggota.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com