Jakarta, CNN Indonesia --
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo diduga berangkaian dengan suap, termasuk perihal audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ismoyo berbareng sejumlah pihak lain tertangkap tangan dalam OTT nan dilakukan KPK di Klaten dan Jakarta, Kamis (15/10). Para pihak tertangkap tangan meliputi bupati, ASN Pemerintah Kabupaten Klaten, pihak swasta, dan BPK setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkara ini diduga mengenai dengan penerimaan nan dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan peralatan dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah)," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Kamis (15/10) malam.
"Selain itu ada dugaan pemberian nan dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK mengenai dengan audit," sambungnya.
Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK turut mengamankan duit sejumlah sekitar Rp1 miliar. Jumlah itu tetap hitungan sementara.
Budi menambahkan para pihak nan tertangkap tangan termasuk bupati saat ini tetap menjalani permintaan keterangan di Polres Klaten.
Sedangkan untuk pihak nan ditangkap di Jakarta sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK.
(ryn/fra)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·