Operasi Gabungan di Tanjung Priok, 2 Aparat Ditangkap Selundupkan Ratusan Satwa Endemik Papua

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Operasi Gabungan di Tanjung Priok, 2 Aparat Ditangkap Selundupkan Ratusan Satwa Endemik Papua

2 Aparat Ditangkap Selundupkan Ratusan Satwa Endemik Papua

JAKARTA – Tim operasi campuran nan terdiri dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Korwas PPNS Bareskrim Polri, dan Pusat Polisi Militer (Puspom) menggagalkan upaya peredaran terlarangan 100 ekor satwa liar dilindungi asal Papua di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan, Rudianto Saragih Napitu, menegaskan penanganan perkara dilakukan dengan memastikan satwa dan proses pembuktian tertangani secara bersamaan.

“Penanganan perkara ini kami jalankan dengan dua perihal nan kudu sama-sama beres. Satwa tertangani, pembuktian tertib. Satwa ini peralatan bukti hidup, jadi penanganannya kudu cepat, rapi, dan tercatat,,” kata Rudi di Jakarta, Minggu (14/6/2026).

“Kami pastikan satwa dititiprawatkan di PPS, sembari mengamankan dokumen, keterangan, dan jalur distribusinya. Dari situ terlihat siapa berkedudukan apa, siapa mengirim, siapa menjemput, siapa menampung. Perkara ini kami sorong naik bertahap, tidak berakhir pada nan membawa,” lanjutnya.

Seluruh satwa nan hendak diedarkan secara terlarangan tersebut telah dievakuasi dan dititiprawatkan di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) BKSDA Tegal Alur, Jakarta, untuk menjalani perawatan serta pemeriksaan kesehatan.

Perkara ini bermulai dari pemantauan dan pengembangan info mengenai peredaran satwa liar dilindungi melalui jalur transportasi laut menuju Jakarta.

Berdasarkan info tersebut, tim operasi campuran melaksanakan penindakan di area Pelabuhan Tanjung Priok guna mencegah satwa dilindungi masuk ke jalur pengedaran ilegal.

Satwa nan diamankan terdiri atas beragam jenis burung endemik dan dilindungi unik Papua, ialah Nuri Bayan (Eclectus roratus) sebanyak 4 ekor, Kakatua Koki (Cacatua galerita) 2 ekor, Kasturi Kepala Hitam (Lorius lory) 19 ekor, Nuri Hitam (Chalcopsitta atra) 6 ekor.

Selanjutnya, Mambruk Victoria (Goura victoria) 14 ekor, Walik Wompu (Ptilinopus magnificus) 3 ekor, Pipit Matari (Neochmia phaeton) 19 ekor, Nuri Kabare (Psittrichas fulgidus) 2 ekor, Nuri Coklat (Chalcopsitta duivenbodei) 3 ekor, dan Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus) 28 ekor.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com